Kondisi ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh Redding. Rekan setimnya, yakni Aleix Espargaro, juga mengalami hal yang sama pada kendaraannya saat digunakan di Sirkuit Losail. Espargaro merasa kendaraannya sangat tidak kompetitif kala itu.
Hal tersebut pun berimbas pada torehan Redding dan Espargaro di Sirkuit Losail. Espargaro hanya bisa menempati posisi ke-19 di MotoGP Qatar 2018 dengan catatan waktu 43 menit 9,366 detik. Sementara itu, Redding berada tepat di bawah Espargaro dengan catatan waktu 43 menit 12,295 detik.
BACA JUGA: Redding Ingin Bawa Aprilia Finis di Posisi 6 Besar MotoGP 2018
Redding pun berharap kondisi ini dapat segera diatasi oleh para kru Aprilia. Sebab, jika dibiarkan terus terjadi, hasil yang buruk akan diraih dua pembalap tersebut di klasemen akhir MotoGP musim ini. Hal ini tentu saja tidak diharapkan oleh Aprilia.
“Aleix (Espargaro) pun memiliki komentar yang sama. Kami tidak memiliki pegangan belakang, tidak ada pegangan belakang sama sekali. Kami perlu memahami mengapa, saya tidak tahu alasannya,” tukas pembalap berusia 25 tahun itu.
(Ramdani Bur)