JAKARTA - Salah satu pelatih tinju pemusatan latihan Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia Hendrik Simangunsong mengharapkan waktu pemusatan latihan atau "training camp" para petinju di Ukraina ditambah dari jadwal satu bulan setengah.
"Usul saya kalau bisa pemusatan latihan lebih lama di Ukraina. Ini rencananya satu bulan setengah, menurut saya kurang berefek. Kalau bisa pulang dari sini langsung ke Ukraina. Idealnya kalau bisa empat bulan apalagi kita tuan rumah," kata Hendrik di JI Expo Kemayoran, Jakarta.
Hal tersebut, kata dia, akan lebih mematangkan persiapan Indonesia di Asian Games 2018, di mana lawan yang dihadapi merupakan negara yang kuat dengan tradisi tinju.
"Kualitas rata-rata petinju kita jauh sekali, dan yang dihadapi nanti negara-negara seperti Uzbekistan, Tajikistan yang gak ikut 'test event'. Belum lagi dari Iran, jadi saya rasa perpanjangan waktu bisa jadi modal bagus," ujar Hendrik.
BACA JUGA: Ganda Putra Raih Emas Pertama Pencak Silat di Test Event Asian Games 2018