Lebih lanjut, Petrucci pun membantah bahwa dirinya hengkang karena dipecat oleh Tim Ducati. Kabar tersebut merebak lantaran Ducati memiliki prinsip bahwa Pramac dikhususkan untuk meningkatkan potensi pembalap muda, sementara Petrucci kini sudah berusia 27 tahun. Kendati begitu, ia berterima kasih kepada Pemilik Tim Pramac, Paolo Campinoti, yang telah merekrutnya bergabung dengan Pramac di pengujung 2014.
“Saya membaca di koran bahwa saya sudah dipecat dan Bagnaia akan mengambil posisi saya. Paolo Campinoti dan saya menyadari hal ini. Dia menarik saya entah dari mana (pada akhir 2014),” ucap Petrucci, mengutip dari Crash, Rabu (24/1/2018).
“Namun kami tahu bahwa ini akan menjadi tahun terakhir kami bersama, sikulsnya hampir selesai. Ini juga arti dari proyek Pramac. Saya memiliki kontrak dengan Ducati. Saya memiliki opsi yang akan berakhir pada bulan Juni untuk melangkah ke tim pabrikan – kalau tidak, maka saya berstatus free agent,” tuntas Petrucci.
(Fetra Hariandja)