"Saya punya motivasi tinggi untuk bisa meraih emas Asian Games 2018. Apalagi Indonesia jadi tuan rumah jadi kita ingin mempersembahkan emas untuk Indonesia dan juga melengkapi gelar kita," terangnya.
Emas Asian Games memang menjadi satu-satunya gelar yang belum pernah diraih pasangan Owi/Butet. Keduanya sukses menghapus kutukan tidak pernah juara di Indonesia Open beberapa waktu lalu.
Teranyar, pasangan ganda campuran terbaik Indonesia ini berhasil mempertahankan gelar juara dunia bulu tangkis 2017 yang berlangsung di Skotlandia. Sempat kalah di set pertama atas pasangan China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, Owi/Butet mampu bangkit dan meraih kemenangan dengan 15-21, 21-16, dan 21-15.
Atas prestasi tersebut, Owi/Butet mendapat bonus dari klub yang dinaunginya, PB Djarum sebesar Rp1 mililar. Bonus tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras yang sudah dilakukan Owi/Butet untuk mengharumkan nama Indonesia.
"Tontowi dan Liliyana sekali lagi menunjukkan kepada kita mental juara dunia sejati. Mereka mampu bangkit, melawan, hingga berhasil meraih kemenangan. Pemberian bonus ini adalah apresiasi atas kerja keras dan prestasi mereka yang mengharumkan nama bangsa ini di kancah dunia," tutur Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rosimin.
(Fetra Hariandja)