SPIELBERG – Pembalap Tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco, memiliki target pribadi setelah berhasil mengungguli para pembalap tim utama di MotoGP Austria. Berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, pembalap berpaspor Prancis berhasil finis mengungguli dua pembalap Movistar Yamaha yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi.
Pada balapan tersebut, Zarco sukses menyelesaikan balapan dengan menyentuh garis finis kelima. Sementara dua pembalap utama yakni Vinales dan Rossi masing-masing harus puas berada di posisi keenam dan ketujuh.
Mengomentari hal tersebut, Zarco mengaku raihan ini jelas sangat berarti baginya. Sebab ia sangat menginginkan suatu saat nanti ia bisa bergabung bersama tim utama Yamaha, setelah pada musim rookie-nya ini, ia langsung direkrut tim satelit pabrikan asal Jepang itu.
(BACA JUGA: Gagal Lagi Raih Podium, Rossi Akui Tak Nyaman dengan Motornya)
“Saya ingin berada di pabrikan utama di masa depan, jadi memiliki balapan yang kuat seperti ini dan berada di depan mereka adalah cara untuk mendapatkannya (tempat utama) di masa depan,” ungkap Zarco, mengutip dari Motorsport, Rabu (16/8/2017).
Meski begitu, Zarco tak tahu apa penyebabnya ia bisa tampil lebih cepat ketimbang Vinales dan Rossi. Seperti diketahui dua pembalap Movistar Yamaha itu mengalami masalah dengan ban, namun Zarco pun merasakan hal tersebut. Hanya saja, mungkin sugesti dalam pikirannya membuat ia mengalami keberhasilan itu.
“Saya tidak bisa menjelaskan dengan baik mengapa saya lebih cepat. Ini adalah trek yang saya sukai, dan mungkin ini memberi Anda energi yang bagus dan apa yang Anda lakukan bekerja dengan baik,” tuntas pembalap berusia 27 tahun itu.
(Fetra Hariandja)