LONDON – Komite Olimpiade Internasional (IOC) menolak permohonan dari keluarga korban 11 atlet Israel yang tewas pada Olimpiade 1972 silam untuk memperingati 40 tahun tragedi Munich.
Presiden IOC Jacques Rogge memastikan takkan ada satu menit mengheningkan cipta pada pembukaan Olimpiade Jumat (27/7) lusa. Rogge beralasan pesta pembukaan tidak seharusnya diisi oleh suasana kesedihan seperti itu.
Namun, Rogge memastikan akan mengunjungi landasan udara di Fuerstenfeldbruck dekat Munich yang menjadi tempat beberapa atlet Israel tewas. Juga akan diadakan peringatan secara privat antara Komite Olimpiade Israel dan IOC.
Sebelumnya, anggota keluarga dari atlet, pelatih, dan ofisial Israel yang tewas di tangan kelompok bersenjata Palestina juga Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah meminta IOC mengadakan peringatan resmi tragedi yang disebut juga sebagai Black September tersebut.
“Kami akan melakukan penghormatan seperti yang kami lakukan di masa lalu dan akan senantiasa dilakukan di masa depan. Itulah yang akan kami lakukan,” kata Rogge seperti dikutip dari Eurosport, Minggu (22/7/2012).
“Kami merasa kami tetap mampu memberi penghormatan yang sangat kuat dalam penentuan kebijakan strategis dengan Komite Olimpiade Israel. Kami merasa upacara pembukaan merupakan atmosfer yang tidak seharusnya diisi oleh peringatan akan insiden tragis,” jelas Rogge.
(Auzan Julikar Sutedjo)