"BMW Terlalu Cepat Tinggalkan F1"

Hendra Mujiraharja, Jurnalis
Minggu 23 Januari 2011 18:43 WIB
Share :

MUNICH – Gerhard Berger menyayangkan keputusan BMW untuk meninggalkan Formula One (F1). Dia menilai keputusan yang diambil BMW itu terlalu cepat.
 
Ya, sebuah keputusan mengejutkan memang sempat dibuat BMW. Pabrikan mobil asal Jerman tersebut memutuskan untuk meninggalkan ajang F1 2009 silam, setelah mengalami krisis keuangan.
 
“Cara BMW membangun tim sangat benar. Tapi, mereka seharusnya memperlihatkan ketekunan lebih lama lagi,” kata Berger. “Memang menarik bila anda tidak mendapatkan gelar F1 pada tahun perdana.”
 
Berger menilai seharusnya BMW bisa berlajar dari Red Bull, yang berhasil menggapai kesuksesan besar pada F1 2010 kemarin. Tim bermarkas di Milton Keynes tersebut merebut gelar juara versi pembalap dan konstruktor.
 
“Anda membutuhkan kerja keras hingga kesuksesan itu datang dan anda harus bisa bertahan hingga saat itu tiba. Anda bisa melihat pencapaian yang sekarang diraih Red Bull dan itu terjadi berkat kesabaran mereka,” jelas Berger.
 
“Hal ini yang dijalani bos Red Bull Dietrich Mateschitz. Dia memang sempat mengalami tahun buruk, namun Mateschitz memutuskan untuk terus bertahan. Kini, dia mencatat sebuah prestasi luar biasa,” tandasnya dikutip Crash.net, Minggu (23/1/2011).

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya