Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batasan Komunikasi Radio Tak Timbulkan Risiko bagi Pembalap F1

Tatang Adhiwidharta , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2016 |08:01 WIB
Batasan Komunikasi Radio Tak Timbulkan Risiko bagi Pembalap F1
Charlie Whiting. (Foto: Autosport)
A
A
A

SAKHIR - Direktur Perlombaan Formula One (F1), Charlie Whiting, menolak apabila pembatasan komunikasi radio akan menimbulkan risiko keselamatan para pembalap. Kendati dalam aturan tersebut, para driver dibatasi berkomunikasi dengan para teknisi kokpit.

Memasuki musim balap 2016, Federasi Otomotif Internasional (FIA) mengeluarkan aturan baru yang dituangkan dalam pasal 27.1. Aturan tersebut menyatakan pembalap harus mengendarai jet daratnya sendirian dan tanpa bantuan.

Dengan aturan yang berlaku tersebut, Whiting menilai langkah tersebut sudah cukup efektif pada gelaran perdana di GP Australia. Lantas ia menilai kebijakan yang dibuat bukan untuk membahayakan para pembalap.

“Saya merasa kami telah melakukan langkah keseimbangan yang tepat. Kendati ada beberapa gangguan saat balapan dihentikan,” ungkap Whiting mengutip Autosport, Kamis (30/3/2016).

“Tim harus memberitahu para pembalapnya untuk memberitahu hal tersebut. Namun mereka tak bisa melakukan konsultasi dengan tim,” pungkasnya.       

(Fajar Anugrah Putra)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement