Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembali Menggaung, Soft Tenis Ikuti Turnamen di Jepang

Putri Utami , Jurnalis-Selasa, 04 Maret 2014 |18:28 WIB
Kembali Menggaung, Soft Tenis Ikuti Turnamen di Jepang
Preskon Persatuan Soft Tennis Indonesia. (Foto: Putri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Salah satu cabang olahraga bergengsi tanah air, Soft Tenis kembali menunjukkan geliatnya untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Olahraga yang sebelumnya bernaung di bawah PB Pelti (Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) pada 1998-2013 ini telah memiliki induk organisasi tersendiri yang bernama Pesti (Persatuan Soft Tenis Indonesia). Pesti terbentuk setelah Musyawarah Nasional pada 21-22 Desember lalu di Jakarta.

“Kami bersyukur telah berhasil menyusun kepengurusan PP Pesti yang baru. Saat ini kami sedang dalam proses melengkapi semua persyaratan agar aktif kembali sebagai anggota KONI,” ujar Ketua Umum PESTI masa bakti 2013-2018, Ir. Martuama Saragi, MM pada jumpa media di Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Meski terbilang baru Soft Tenis sudah diakui oleh KONI meski hanya memiliki 10 atlet resmi. Dalam peraturan KONI, sebuah induk organisasi minimal harus memiiki 14 atlet. Terbentuknya Pesti juga didukung dan diakui oleh induk organisasi internasiona Istf (International Soft Tenis Foundation) yang berpusat di Jepang dan Astf (Asia Soft Tennis Foundation) yang berpusat di Korea.

Walau empat vakum dan pernah bernaung di bawah Pelti, Soft Tenis tetap mampu memberikan prestasi membanggakan dengan menyumbangkan tujuh medali emas pada ajang SEA Games di Palembang 2011 lalu. Sayangnya, pada SEA Games Myanmar 2013 lalu Soft Tennis tidak ikut ditandingkan karena Myanmar sebagai tuan rumah tidak memiliki cabang olahraga tersebut.

Demi meningkatkan prestasi Soft Tenis serta sebagai persiapan dalam laga Asean Games Korea Selatan 2014, PP Pesti mengirimkan atletnya ke ajang Asian Cup International Soft Tournamen 18 yang berlangsung di Hiroshima, Jepang 6-10 Maret 2014.

Pada ajang internasional ini Pesti akan mengirimkan 10 pemain andalannya yang bertanding dalam nomor Tunggal, Ganda, Beregu Putra Putri, dan Ganda Campuran. Kesepuluh atlet yang dikirim adalah Prima Simpatiaji, Edi Kusdaryanto, Hendry Susilo Pramono, Nesa Artha, Ferdy Fauzi. Dalam nomor putri ada Maya Rosa, Julia Sanger, Dwi Rahayu Putri, Septi Mende, dan Dede Tari.

“Lewat ajang ini, kami ingin memantau calon lawan yang akan dihadapi dalam Asean Games Incheson 2014. Selain itu misi pentingnya adalah menjalani lobby internasional dengan federasi soft tennis Negara lain,” tambah Wakil Ketua Umum PP PESTI, Gideon Suprapto, SE yang juga menjadi manajer Tim Asian Games 2014.

Sebagai tambahan Soft Tenis lahir dan berkembang di Jepang, Cabang olahraga in telah resmi dipertandingankan dalam Asian Games 1994 di Hiroshima, Jepang. Indonesia pernah meramaikan cabang ini pada Asian games 1994 dan Asian Games Bangkok, Tahiland 1998.

(Hendra Mujiraharja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement