Seandainya tim anda kalah dan bermain jelek, setidaknya anda bisa melihat idola anda bermain di tim tersebut [artinya pemain paling hebat di tim anda]. Sebut saja nama seperti Al Jefferson yang terperangkap di Minnesota. Al adalah bintang di tim tersebut. Walaupun timnya lebih banyak kalah daripada menang, saya mau menonton Timberwolves bermain karena ada Jefferson di situ.
Jadi kesimpulannya walaupun tim Jefferson kalah, namun fans masih ingin membeli tiket untuk melihat pemain bintangnya. Tidak semua tim mendapatkan bintang di draft. Tidak semua tim mendapatkan Wade dan Carmelo. Namun jika berhasil mendapatkan pemain bintang di draft pun sudah cukup oke karena tim dengan media market yang kecil pun butuh superstar untuk menjual tiket masuk. Memphis butuh seorang pemain sekaliber Allen Iverson untuk menjual jersey tanding Grizzlies dan pen berlogo Grizzlies.
Jika kita melihat dari kejadian sebelumnya, mana yang lebih buruk: para tim melakukan tanking atau kejadian di mana sebuah tim seperti Spurs yang berhasil memenangkan undian dua kali dalam jangka waktu 10 tahun [tahun 1987 dan 1997]? Apakah kejadian tersebut berdampak negatif pada rating televisi, jumlah kehadiran penonton dalam sebuah game, maupun ketertarikan para fans-fans NBA pada umumnya ketika tiba-tiba saja San Antonio Spurs dipenuhi pemain-pemain unggulan? Apakah dulu anda mematikan televisi anda karena Ralph Sampson dan Hakeem Olajuwon berada dalam tim yang sama? Kesalahan NBA yang sangat fatal ialah lupa bahwa mereka lebih baik memiliki tim-tim yang lebih berkualitas, bahkan jika itu berarti harus mengorbankan beberapa tim lainnya.
Sistem undian yang ada melengkapi tim-tim lemah dengan pemain-pemain pilihan yang sebenarnya masih belum siap untuk mengantarkan mereka ke posisi yang lebih baik. Selama belasan tahun terakhir, ada satu pemain pilihan yang dijagokan yang dapat membuat timnya menjadi lebih kuat seketika, yaitu Tim Duncan. Melihat hal tersebut, apakah seburuk itu ketika Duncan dan David Robinson bermain bersama? Apakah saat itu semangat persaingan NBA terkompromi? Tentu saja tidak.
Sistem undian draft saat ini belum sempurna dan masih bisa diperbaiki: Tidak hanya sistem ini memberi penghargaan bagi klub-klub berperforma jelek lain seperti Clippers dan Grizzlies, malahan sistem undian ini mendorong tim-tim tersebut untuk memperebutkan posisi terakhir sewaktu mereka bernasib buruk karena mereka tahu bahwa itu merupakan kesempatan terbaik mereka untuk bersaing di kemudian hari.
Jadi, tak dapatkah kita akui bahwa sistem undian ini telah gagal? Tidak semestinyakah elemen keberuntungan berperan lebih besar dari sistem undian itu sendiri?
Rencana tim untuk tanking bisa saja berhasil, tapi sebelum tim anda memutuskan untuk melakukan tanking biar saya ingatkan terlebih dahulu bahwa sebuah tim bisa kalah dengan memenangkan sebuah pertandingan dan tim bisa menang melalui kekalahan mereka di game tersebut; Namun ada pihak yang akan selalu kalah saat tim kesayangannya kalah, yaitu setiap penonton yang telah membayar tiket.
Oleh karena itu, inilah solusi yang mungkin dilakukan untuk memperbaiki draft lottery atau undian di draft. Setiap musimnya, ada 16 tim di NBA yang masuk playoff dan 14 tim yang ikut di draft lottery atau kita sebut dengan non-playoff teams. Ganti sistem undian dengan yang lama: Bagaimana jika non playoff teams/atau tim yang tidak masuk playoff ini diberi kesempatan untuk mendapatkan bola ping pong dengan jumlah yang sama besar? Boo-yeah! Kita telah menyelesaikan masalah tanking.
Tidak akan ada lagi tim yang sengaja kalah karena percuma saja bila kesempatan tim yang tidak masuk playoff di draft sama besarnya. Sebagai contoh: tim urutan sembilan di standing wilayah Barat musim ini [Suns] akan mendapatkan jumlah bola ping pong yang sama dengan tim urutan terakhir [Kings] di standing wilayah Barat NBA musim ini.
Bila tim-tim setengah bagus dengan tidak disangka-sangka mendapatkan seorang pemain franchise seperti tim Suns yang mendapatkan Kevin Durant dan memasangkannya dengan Steve Nash...Ya saya rasa saya bisa hidup dengan keputusan itu.
Siapa yang tidak mau melihat combo Amare-Kevin Durant dalam satu tim? Apakah anda suka melihat Shaq-Amare-Kevin Durant-Jason Richardson-Steve Nash dalam satu tim atau anda lebih ingin melihat combo Durant-Rudy Gay-Marc Gasol-OJ Mayo-Darko Milicic?Jujur...Saya rasa kita juga bisa menerimanya. Tidak ada lagi tim yang dengan sengaja dapat melakukan tanking tanpa menghina para customer mereka yang telah membayar, di mana kesengajaan ini sebenarnya merupakan suatu dosa yang tak termaafkan. Inilah hal yang paling menyebalkan tentang tanking: bukan karena secara moral itu tidak benar, tapi lebih karena fans-fans harus membayar harga tiket secara penuh untuk datang ke stadion dan melihat timnya kalah secara sengaja.
Neilson Gautama
NBA Presenter
Follow my twitter at: http://twitter.com/neilsongautama
Join group NBA Indonesia on facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=58998467527
(Fitra Iskandar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.