JAKARTA - Tim bulutangkis Indonesia mulai mematangkan persiapan menjelang tampil di Denmark Open 2026. Para pemain langsung menjalani latihan fisik setelah tiba di Odense, Denmark, pada Sabtu (10/10/2026).
Latihan di gym menjadi langkah awal Fajar Alfian dan rekan-rekan untuk memulihkan kondisi tubuh setelah menempuh perjalanan panjang dari Indonesia. Program tersebut juga menjadi persiapan sebelum mereka menjalani latihan teknik di lapangan.
Pelatih fisik Pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani, menjelaskan latihan pagi difokuskan pada pemulihan kondisi fisik pemain. Materi latihan meliputi peregangan, mobilitas, serta pemeliharaan kekuatan dan daya tahan tubuh.
"Pagi ini di gym fokus latihannya lebih ke mengembalikan kondisi tubuh setelah perjalanan panjang, jadi ada stretching, mobility, sedikit maintenance power dan sedikit maintenance endurance," kata Ahmad dilansir dari rilis resmi PBSI, Senin (12/10/2026).
Ahmad menilai kondisi para pemain secara umum cukup baik setelah perjalanan menuju Denmark. Namun, beberapa pemain masih merasakan kekakuan otot sehingga program latihan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
"Secara keseluruhan oke, hanya memang ada beberapa yang ngerasa kaku-kaku di bagian tubuhnya," ujar Ahmad.
Ia menambahkan, pemulihan fisik menjadi bagian penting agar para pemain dapat menjalani latihan teknik pada sore hari dengan kondisi yang lebih siap. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu pemain beradaptasi setelah perjalanan panjang.
Pemain ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, juga menilai latihan di gym berperan penting dalam mengembalikan kondisi tubuh sebelum kembali beraktivitas di lapangan. Ia menyebut sesi tersebut menjadi bagian dari adaptasi setelah tiba di Odense dan beristirahat di hotel.