Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marco Bezzecchi Nikmati Tekanan Perebutan Juara Dunia MotoGP 2026: Kalau Tidak, Mending Kerja di Bengkelnya Ayah

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |15:52 WIB
Marco Bezzecchi Nikmati Tekanan Perebutan Juara Dunia MotoGP 2026: Kalau Tidak, Mending Kerja di Bengkelnya Ayah
Marco Bezzecchi semakin tertekan dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 (Foto: Instagram/@marcobez72)
A
A
A

MARCO Bezzecchi semakin tertekan dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026. Tapi, ia justru menikmati hal tersebut dan siap untuk terus bersaing hingga akhir.

Nasib malang kembali menimpa Bezzecchi pada akhir pekan lalu di MotoGP San Marino 2026. Berharap meraih kemenangan, rider Aprilia Racing itu malah mencium gravel di lap satu.

1. Tertinggal

Marco Bezzecchi di MotoGP San Marino 2026 (Instagram Aprilia)

Akibatnya, perolehan poin Bezzecchi tertahan di angka 241. Ia tertinggal 43 angka dari Marc Marquez dan Jorge Martin yang sama-sama mengoleksi nilai 274.

Dengan sisa 296 poin dalam delapan seri tersisa, peluang untuk jadi juara dunia sebetulnya masih terbuka lebar. Tapi, tekanan mulai mengarah ke Bezzecchi yang gagal konsisten dalam tujuh seri terkini.

2. Sempat Pimpin Klasemen

Padahal, Bezzecchi sempat memimpin klasemen usai MotoGP Italia 2026. Setelah itu, ia tiga kali gagal finis, sekali didiskualifikasi, dan sekali tidak start. Makanya, perolehan poinnya pun mandek.

Ketika ditanya soal itu, Bezzecchi mengaku tidak pernah berpikir gelar juara akan ada dalam genggamannya setelah tujuh seri awal. Ia pun sadar, perjuangannya tidak akan mudah.

 

“Saya tidak pernah berpikir setelah tujuh seri, gelar juara ada di tangan saya. Bahkan, saya yakin Marc (Marquez) juga tidak berpikir demikian,” kata Bezzecchi, disitat dari Crash, Selasa (15/9/2026).

“Tentu saja, Marc adalah pembalap berpengalaman. Dia sangat cepat dan sangat jelas akan jadi lawan yang sulit. Begitu juga dengan Martin. Tapi, kalau jalannya mudah, semua orang akan jadi juara,” imbuh pria berpaspor Italia itu.

Marc Marquez dan Marco Bezzecchi berdiri di podium MotoGP Aragon 2026 (Foto: MotoGP)

“Jika saya tidak menginginkan tekanan semacam ini, saya lebih baik kerja di bengkel milik ayah. Tapi, saya memilih jadi pembalap. Jadi, itulah hidup. Kami harus mengatasi hal semacam ini,” tandasnya.

Patut dinanti seperti apa sengitnya perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Terdekat, ada MotoGP Austria 2026 yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 18-20 September.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement