LENGAN kanan Marc Marquez berubah total gara-gara kecelakaan parah di MotoGP Mandalika 2025. Dokter bedah yang menangani cedera itu, dr. Samuel Antuna, mengungkap dampak buruk tersebut.
Marquez jatuh di lap pembuka MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gara-gara kecelakaan itu, ia harus menepi hingga akhir musim.
Setelah comeback di MotoGP 2026, bahu dan lengan kanan Marquez tidak kembali ke seperti semula. Hal itu terlihat dari kiprahnya yang sangat buruk, dibandingkan pada awal musim lalu yang superior.
Antuna menuturkan, sebelum kecelakaan di Indonesia itu, lengan kanannya tidak apa-apa meski pernah cedera patah tulang humerus. Tapi, semua berubah sejak Oktober 2025.
“Tenaga yang dikerahkan dari lengan kanannya tidak bisa dibandingkan dengan lengan kirinya. Sebelum kecelakaan di Indonesia, dia baik-baik saja,” kata Antuna, dikutip dari Crash, Selasa (8/9/2026).
“Dia bisa berkendara dengan baik, tidak merasakan sakit, dan tidak ada keluhan apapun. Kecelakaan itu mengubah semuanya,” sambung pria berpaspor Spanyol itu.
Antuna menerangkan, Marquez memiliki kekuatan yang terbatas di lengan kanannya alias kehilangan hingga 50% dari kapasitas aslinya. Ia menegaskan itu bukan dikarenakan kehilangan otot.
“Kekuatan lengan itu sangat terbatas, terutama pada otot bisep. Menurut saya, kekuatannya hanya sekitar 50% dari kapasitas normalnya,” papar Antuna.
“Marc tidak kehilangan otot, namun otot trisep, latissimus dorsi, teres major, dan pectoralis major telah terdampak oleh berbagai operasi yang dijalaninya,” sambungnya.
“Otot-otot tersebut mengalami sedikit atrofi dan perubahan kondisi. Inilah sebabnya mengapa kekuatan lengan kanannya tidak sama dengan lengan kirinya,” tutup sang dokter.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.