Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Valentino Rossi dan Marc Marquez Bukan Pembalap Paling Berbakat di MotoGP, Kenapa?

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |09:28 WIB
Valentino Rossi dan Marc Marquez Bukan Pembalap Paling Berbakat di MotoGP, Kenapa?
Valentino Rossi dan Marc Marquez bukan pembalap paling bertalenta di MotoGP menurut Michele Pirro. (Foto: MotoGP.com)
A
A
A

PEMBALAP penguji Ducati di MotoGP, Michele Pirro, bicara siapa pembalap paling berbakat di kelas premier. Setelah melihat sekian pembalap di ajang MotoGP, Michele Pirro paham siapa pembalap paling bertalenta di lomba balap motor paling prestisius tersebut.

Lantas, siapakah pilihan Michele Pirro? Apakah Valentino Rossi dan Marc Marquez yang sama-sama memenangkan tujuh gelar kelas premier?

1. Casey Stoner Jadi Pilihan Michele Pirro

Casey Stoner berkibat bersama Ducati. (Foto: MotoGP.com)
Casey Stoner berkibat bersama Ducati. (Foto: MotoGP.com)

Ternyata pilihan Michele Pirro adalah Casey Stoner. Ia kepincut dengan Casey Stoner yang langsung menggila di tahun pertama eksis di kelas premier pada 2006.

Kurri-Kurri Boy -julukan Casey Stoner- meledak di MotoGP 2006. Meski membela tim satelit LCR Honda, rider asal Australia ini mencetak pole position di MotoGP Qatar 2006.

Berstatus pembalap rookie, Casey Stoner finis di posisi delapan klasemen MotoGP 2006 dengan 119 angka. Berkat performa impresif itu, Casey Stoner diboyong Ducati pada MotoGP 2007.

Membela tim pabrikan, Casey Stoner langsung menjadi juara dunia! Di akhir klasemen MotoGP 2007, Casey Stoner dengan 367 angka, unggul 125 poin atas Dani Pedrosa (Repsol Honda) di posisi dua.

 

 “Jika Anda bertanya kepada pembalap mana pun di paddock siapa pembalap yang paling berbakat, jawabannya selalu sama: Stoner,” kata Michele Pirro, Okezone mengutip dari GPBlog, Senin (7/9/2026).

Casey Stoner (kanan) juara dunia bersama Honda pada 2011. (Foto: MotoGP.com)
Casey Stoner (kanan) juara dunia bersama Honda pada 2011. (Foto: MotoGP.com)

“Ketika saya bergabung dengan Ducati, semua orang, mulai dari teknisi hingga orang-orang lain yang terlibat dalam proyek tersebut, terus mengatakan hal yang sama: hanya Stoner yang bisa mengendarai motor ini, hanya Stoner yang bisa menang dengan motor ini. Mentalitas seperti itu juga berkembang di dalam perusahaan itu,” lanjut Michele Pirro.

2. Raih 2 Juara Dunia

Casey Stoner selama tujuh tahun (2006-2012) eksis di MotoGP. Dalam periode tersebut, Casey Stoner memenangkan dua gelar juara dunia.

Satu gelar juara dunia lain dicetak Casey Stoner pada 2011 saat membela Repsol Honda. Sayangnya di akhir MotoGP 2012, Casey Stoner memutuskan pensiun di usia 27 tahun karena penyakit yang dialami. Posisi Casey Stoner kemudian digantikan Marc Marquez, rider yang akhirnya tujuh kali juara MotoGP.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement