Sebagai pembalap tertua di grid pada usia 36 tahun, Zarco mengatakan bahwa masa jeda yang tak terelakkan ini juga memberinya waktu untuk merenung.
“Mungkin pemikiran baru yang saya dapatkan adalah bahwa saya masih ingin balapan. Saya masih ingin balapan untuk meraih prestasi. Jadi, saat melihat tim Honda kesulitan, saya tidak merasa melewatkan momen itu. Saya berpikir, 'Untunglah saya tidak di sana,' karena sungguh berat menghadapi situasi sulit seperti itu!" katanya.
Ia mengaku senang dapat kembali balapan. Ia pun berharap dapat memiliki kecepatan seperti saat sebelum cedera.
“Saya masih memiliki impian dan keinginan untuk balapan demi meraih hasil yang bagus,” katanya.
Sementara itu, Cal Crutchlow, yang menggantikan Zarco selama masa pemulihannya, tetap bersiaga di Aragon. Hal ini untuk mengantisipasi seandainya pembalap asal Prancis itu tidak dapat menyelesaikan rangkaian balapan akhir pekan ini.
Jika Zarco turun dalam balapan hari Minggu, ia harus menjalani penalti double long lap akibat insiden di Catalunya yang melibatkan Bagnaia dan Luca Marini.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.