PENYELENGGARAN ajang E-Sports Kapolri Cup 2026 baru saja menorehkan tinta emas yang membanggakan bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi sukses mencatatkan tiga rekor gemilang dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) berkat inovasi pendekatan kepada generasi muda.
Prestasi luar biasa ini diraih melalui tiga kategori berbeda yang melibatkan puluhan ribu peserta dari kalangan Gen Z. Kategori tersebut meliputi Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak sebanyak 117 orang, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak sebanyak 734 orang, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak yang menyentuh angka fantastis 27.686 orang.
Melalui perhelatan akbar ini, Jenderal Sigit berpesan agar para peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata.
“Jadilah juara dalam kompetisi, agen perubahan dalam pergaulan, dan penjaga kebaikan di ruang digital,” kata Sigit dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (12/8/2026).
Capaian rekor MURI ini langsung menarik perhatian luas dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah, Aminullah Siagian. Ia menilai bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar prestasi institusional belaka, melainkan wujud nyata terobosan Polri dalam merangkul dunia anak muda.
“Pimpinan dan keluarga besar GP Al-Washliyah memberikan apresiasi atas pencapaian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berhasil meraih tiga rekor MURI,” ujar Aminullah.
Lebih lanjut, Aminullah memandang pelibatan puluhan ribu anak muda sebagai indikator positif bahwa strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, pendekatan ini sangat tepat mengingat Gen Z merupakan kelompok yang paling mendominasi aktivitas di dunia digital.
“Yang paling penting dari capaian ini adalah bagaimana generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai objek, tetapi juga dilibatkan sebagai bagian dari kekuatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di ruang digital. Ini langkah yang sangat positif,” ujarnya.
Kehadiran ribuan Duta Kamtibmas Siber yang baru saja dikukuhkan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan ekosistem internet yang bersih. Para pemuda ini didorong untuk aktif memerangi berbagai ancaman kejahatan siber yang marak meresahkan masyarakat luas.
“Ruang digital sekarang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, membangun kesadaran hukum dan kamtibmas di kalangan generasi muda merupakan investasi sosial yang sangat penting. Mereka harus menjadi agen yang menyebarkan informasi positif, melawan hoaks dan membantu menciptakan ruang digital yang sehat,” lanjut Aminullah.
GP Al-Washliyah sendiri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah berkelanjutan Polri dalam memperluas kolaborasi lintas elemen ini hingga ke berbagai daerah. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam memperkokoh ketahanan keamanan nasional.
“Prestasi ini harus kita lihat sebagai pesan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Masyarakat, termasuk generasi muda, memiliki peran yang sangat besar. Ketika Polri mampu mengajak mereka menjadi bagian dari solusi, maka kekuatan kamtibmas akan semakin besar,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.