GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berpeluang menyamai pencapaian para seniornya usai menembus final China Open 2026. Rekor yang dimaksud adalah juara China Open dua kali beruntun.
Fajar/Fikri melaju ke final China Open 2026 usai mengalahkan wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang di babak semifinal. Mereka memenangi laga dramatis tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, dan 21-19.
Kemenangan itu membuka peluang Fajar/Fikri mempertahankan gelar juara China Open. Sebab, pada tahun lalu, pasangan peringkat dua dunia itu juga keluar menjadi juara di tempat yang sama.
Jika Fajar/Fikri kembali menjuarai China Open tahun ini, mereka akan menyamai pencapaian tiga ganda putra Indonesia sebelumnya. Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Markis Kido/Hendra Setiawan, dan Sigit Budiarto/Candra Wijaya yang sukses menjuarai China Open 2026 dua kali secara beruntun.
Marcus/Kevin memenangi China Open dua kali secara beruntun pada 2016-2017. Sementara itu, Kido/Hendra pada 2006-2007 yang melanjutkan pencapaian apik Sigit/Candra pada 2004-2005.
Pada laga final, Fajar/Fikri akan bertemu pasangan peringkat satu dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Ini akan menjadi pertemuan keenam bagi kedua pasangan dengan Kim/Seo unggul head-to-head 3-2.
Ini juga akan menjadi final kedua bagi Fajar/Fikri dan Kim/Seo dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya mereka bertemu di final Japan Open 2026 pekan lalu yang dimenangkan Fajar Alfian/Fikri.
"Kembali ke final China Open dan final kedua selama dua minggu berturut-turut ini berkat saling percaya. Saya percaya Fikri, begitupun sebaliknya. Kami juga selalu percaya dengan semua yang ada di dalam tim," tutur Fajar dalam keterangan pers PBSI yang diterima Okezone, Minggu (26/7/2026).
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.