Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Didik Valentino Rossi Frustrasi Tak Kunjung Bangkit di MotoGP 2026: Mungkin Saya Lupa Cara Balapan!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2026 |16:59 WIB
Anak Didik Valentino Rossi Frustrasi Tak Kunjung Bangkit di MotoGP 2026: Mungkin Saya Lupa Cara Balapan!
Pembalap Tim Pertamina Enduro VR46, Franco Morbidelli. (Foto: Instagram/frankymorbido)
A
A
A

PEMBALAP Tim Pertamina Enduro VR46, Franco Morbidelli makin frustrasi menyusul hasil buruk yang diraihnya di MotoGP Republik Ceko 2026. Anak didik Valentino Rossi itu bahkan sampai mempertanyakan kemampuannya sendiri dan merasa heran mengapa dirinya begitu kesulitan bersaing di barisan depan sepanjang akhir pekan di Sirkuit Brno, Ceko kemarin.

Mengendarai motor Ducati spesifikasi GP25, anak didik Valentino Rossi ini memang benar-benar tak berkutik. Memulai balapan dari posisi kesembilan, Morbidelli justru melorot hingga finis ke-12 saat Sprint Race dan terdampar di peringkat ke-13 pada balapan utama.

1. Masalah Motor yang Tak Kunjung Usai

Usai balapan, pembalap asal Italia tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia merasa sudah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya di atas lintasan, namun hasil yang didapat tetap saja mengecewakan.

"Saya melakukan start yang lebih baik dibanding kemarin. Saya membuat sangat sedikit kesalahan. Saya mencoba tampil maksimal di setiap lap, dan hasil (P13) lainnya yang keluar," keluh Morbidelli, mengutip dari Crash, Rabu (24/6/2026).

Valentino Rossi bersama Franco Morbidelli
Valentino Rossi bersama Franco Morbidelli

"Saya sama sekali tidak punya performa, tidak ada grip sama sekali. Saya sangat kesulitan dengan daya cengkeram (grip) sejak awal tahun, tidak ada yang berubah. Saya tidak tahu. Mungkin saya lupa cara mengendarai MotoGP,” tambahnya.

Anehnya, performa buruk ini tidak terjadi di semua sirkuit. Morbidelli mencontohkan bagaimana ia bisa menembus baris terdepan saat kualifikasi di Barcelona, serta tampil impresif sejak hari Jumat hingga Sabtu di Mugello. Namun, segalanya mendadak buyar ketika balapan sesungguhnya dimulai.

 

2. Tidak Takut Kehilangan Kursi di MotoGP

Saat ini, Morbidelli berada di peringkat ke-14 klasemen dan menjadi pembalap Ducati dengan posisi paling buncit. Kendati masa depannya di kelas utama mulai dipertanyakan, mantan runner-up juara dunia MotoGP 2020 ini menegaskan bahwa rumor transfer bukan penyebab penurunan performanya.

Franco Morbidelli. (Foto: Instagram/frankymorbido)
Franco Morbidelli. (Foto: Instagram/frankymorbido)

Morbidelli menyatakan sudah terbiasa hidup dengan tekanan sejak usia 7 tahun, termasuk tekanan saat memperebutkan gelar juara dunia. Baginya, masalah utama saat ini murni teknis, yaitu hilangnya daya cengkeram roda belakang, bukan masalah mental atau kepercayaan diri.

"Saya tidak takut pulang ke rumah jika memang saya sudah tidak layak di sini. Saya di sini bukan untuk sekadar memanaskan kursi dan menerima gaji. Saya di sini untuk tampil, untuk menang, untuk melakukan yang maksimal. Dan saat ini, hal itu tidak terjadi," imbuh Morbidelli.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement