Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Cerita Perjuangan Melesat 12 Posisi di Moto3 Catalunya 2026

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |01:05 WIB
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Cerita Perjuangan Melesat 12 Posisi di Moto3 Catalunya 2026
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama tampil menggila di Moto3 Catalunya 2026. (Foto: Instagram/@veda_54)
A
A
A

PEMBALAP muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif di ajang Moto3 Catalunya 2026. Rider Honda Team Asia itu finis di posisi kedelapan setelah memulai balapan dari urutan ke-20.

1. Veda Ega Pratama Melesat sejak Awal Balapan

Veda Ega Pratama memang tidak tampil maksimal pada rangkaian sesi awal di Catalunya. Ia kesulitan mencatat waktu terbaik hingga start dari barisan belakang.

Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026. (Foto: Instagram/veda_54)
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026. (Foto: Instagram/veda_54)

Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuat mental Veda Ega Pratama runtuh. Pembalap berusia 17 tahun itu justru tampil agresif pada balapan utama di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol pada Minggu 17 Mei 2026.

Sejak lap awal, Veda Ega Pratama langsung melesat dan memperbaiki banyak posisi. Ia bahkan berhasil naik delapan peringkat dan masuk ke posisi ke-12 dalam fase awal balapan.

Persaingan ketat sempat membuat Veda Ega Patama kesulitan menembus 10 besar. Namun, secara perlahan, ia mampu menyalip sejumlah rival dan akhirnya mengakhiri balapan di posisi kedelapan.

Hasil itu membuat Veda Ega Pratama membawa pulang tambahan delapan poin penting. Penampilannya di Sirkuit Catalunya juga mengingatkan pada seri Moto3 Spanyol 2026 saat dirinya finis keenam usai start dari posisi ke-17.

“Ini adalah balapan yang sangat bagus dan penting bagi saya. Sebagai pembalap rookie di Moto3, setiap balapan memberi saya lebih banyak pengalaman dan membantu saya memahami lebih baik bagaimana mengelola situasi ini,” kata Veda Ega Pratama dalam keterangan resmi Honda Team Asia.

“Start dari belakang lagi seperti di Jerez dan berjuang kembali ke kelompok depan adalah sesuatu yang sangat positif bagi saya,” tambah rider kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta ini.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement