KABAR baik datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Ya, salah satu ganda putra terbaik tanah air baru saja memetik kemenangan yang dramatis. Yaitu Leo Carnando Daniel Marthin yang comeback.
Leo/Daniel akhirnya meraih gelar perdana mereka sejak kembali dipasangkan, setelah menumbangkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-12, 25-23 di babak final BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026.

Gelar ini begitu berarti bagi kedua ganda putra ini. Pasangan yang telah menjadi duet sejak level junior itu sempat dipisah oleh PBSI sebagai bagian dari program peningkatan prestasi sektor ganda putra Indonesia. Leo dipasangkan dengan Bagas Maulana, sementara Daniel berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri.
Namun cobaan belum berhenti di situ. Pada Sudirman Cup 2025, Daniel Marthin mengalami cedera lutut yang cukup serius dan memaksanya menjalani operasi sendi lutut.
Selama proses pemulihan Daniel berlangsung, PBSI memasangkan Muhammad Shohibul Fikri — tandem Daniel — dengan Fajar Alfian yang saat itu kehilangan pasangan tetapnya, Muhammad Rian Ardianto, karena urusan keluarga. Sementara Leo tetap berjalan bersama Bagas Maulana.
Hampir tepat satu tahun Daniel menjalani pengobatan dan rehabilitasi. Ketika progresnya semakin membaik, PBSI mengambil keputusan berani: memecah lagi pasangan Leo/Bagas, dan mengembalikan Daniel ke sisi Leo.
Sejak babak pertama hingga partai puncak, pasangan ini tidak sekalipun melepas satu gim pun kepada lawan. Berikut catatan mentereng mereka dari turnamen ini:
- Babak pertama: Menggebuk Taiwan Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng 21-9, 21-8
- Babak 16 besar: Menekuk China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi 21-16, 21-13
- Perempat final: Mengalahkan tuan rumah Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 21-16, 21-15
- Semifinal: Menaklukkan He Ji Ting/Ren Xiang Yu 21-15, 21-18
- Final: Membungkam unggulan pertama Rankireddy/Shetty 21-12, 25-23
Partai final kontra Rankireddy/Shetty berjalan penuh warna. Pada gim pertama, Leo/Daniel langsung tancap gas. Permainan cepat di depan net menjadi senjata andalan mereka, Leo kerap membuka ruang dengan bola-bola tipis, sementara Daniel efektif mengeksekusi melalui pukulan smash keras dari belakang.
Interval pertama berakhir 11-7 untuk Leo/Daniel, dan dominasi berlanjut hingga gim ditutup 21-12.

Gim kedua menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Rankireddy/Shetty, pasangan yang mencatatkan rekor 4-0 atas Leo/Daniel sebelumnya, tidak mau menyerah begitu saja. Pertarungan ketat berlangsung hingga setting 23-23.
Di sinilah Leo/Daniel menunjukkan mental juara. Jump smash Daniel yang tak terbendung membawa Indonesia unggul 24-23. Satu poin lagi cukup — dan pasangan India tak sanggup membendung tekanan terakhir itu.
Leo/Daniel menang 25-23, memastikan gelar juara dengan kemenangan dua gim langsung.
Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama Leo/Daniel atas Rankireddy/Shetty dalam lima pertemuan, mengubah rekor head-to-head menjadi 1-4.
(Dian AF)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.