KISAH legenda Hendra Setiawan yang memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI usai juara Olimpiade Beijing 2008 menarik untuk dibahas. Apalagi Hendra cabut dari Pelatnas Cipayung tak sendirian, melainkan bersama pasangannya, Markis Kido.
Ya, sosok yang dikenal dengan ketenangannya di depan net ini memiliki perjalanan karier yang unik, diwarnai dengan dinamika putus-sambung bersama Pelatnas PBSI. Memulai langkah di Cipayung sejak tahun 2002, Hendra menjelma menjadi pemain dengan koleksi gelar individu terlengkap, mulai dari emas SEA Games, Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga puncaknya adalah podium tertinggi di Olimpiade Beijing 2008.
Perjalanan Hendra di Pelatnas mengalami fase signifikan setelah ia dan almarhum Markis Kido meraih kejayaan dunia. Usai merebut medali emas Olimpiade 2008, Hendra sempat memutuskan untuk keluar dari Pelatnas pada tahun 2009 untuk meniti karier profesional.
Meski berada di luar sistem federasi, ketajaman Hendra/Kido tetap terbukti dengan raihan emas Asian Games 2010.
Namun, panggilan Merah Putih kembali datang pada 2012. Hendra kembali ke Cipayung dan dipasangkan dengan Mohammad Ahsan. Duet ini langsung meledak, hanya butuh waktu singkat bagi mereka untuk menguasai peringkat satu dunia dan meraih berbagai gelar bergengsi seperti All England dan dua gelar Juara Dunia.
Hingga akhirnya pada 1 Desember 2016, Hendra kembali mengambil keputusan besar untuk mundur dari Pelatnas demi memberi ruang bagi regenerasi ganda putra. Ia sempat mencicipi bermain dengan pemain luar negeri, Tan Boon Heong (Malaysia), sebelum akhirnya kembali "pulang" ke Pelatnas pada 2018 dengan status magang bersama Ahsan.
Setelah puluhan tahun menghiasi papan skor turnamen elite dunia, perjalanan luar biasa sang The Daddies akhirnya mencapai garis finis. Hendra Setiawan resmi gantung raket setelah melakoni laga perpisahan yang penuh haru bersama Mohammad Ahsan di ajang Indonesia Masters 2025.

Momen ini menandai berakhirnya era salah satu atlet paling berprestasi yang pernah dimiliki Indonesia. Meski tidak lagi memegang raket di lapangan sebagai pemain, dedikasi Hendra terhadap bulutangkis tidak pernah padam.
Kini, sang legenda memilih untuk membagikan segudang pengalamannya dari balik lapangan. Ia resmi memulai karier barunya sebagai pelatih bagi pasangan ganda putra profesional, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.