Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Rachel Robertson, Pembalap Cantik yang Bermimpi Bisa Bersaing di Ajang Formula One

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 15 Maret 2026 |17:30 WIB
Kisah Rachel Robertson, Pembalap Cantik yang Bermimpi Bisa Bersaing di Ajang Formula One
Rachel Robertson bermimpi bisa bersaing di ajang balap Formula One. (Foto: Instagram/rachelrobertsonracing)
A
A
A

2. Membangun Ekosistem

Kurangnya keterwakilan wanita di level profesional seringkali disebabkan oleh absennya figur teladan. Alba Larsen, pembalap Denmark yang kini membela tim legendaris Ferrari, mengaku sempat tidak percaya balapan bisa menjadi karier karena ia jarang melihat wanita di televisi.

Statistik memang menunjukkan ketimpangan yang nyata: hanya 10% dari total pembalap di dunia adalah wanita. Angka ini menyusut drastis menjadi hanya 7% ketika memasuki kategori balap yang lebih tinggi.

Rachel Robertson. (Foto: Instagram/rachelrobertsonracing)
Rachel Robertson. (Foto: Instagram/rachelrobertsonracing)

F1 Academy hadir untuk memutus rantai tersebut. Layaknya program pascasarjana, akademi ini memberikan dukungan institusional yang selama ini sulit diakses perempuan, mulai dari pendanaan, pelatihan intensif, hingga waktu uji coba di lintasan.

Para pembalap memiliki 14 balapan dalam tujuh putaran untuk membuktikan diri. Sang juara nantinya akan mendapatkan kursi balap yang didanai penuh. Namun, tantangannya tetap besar; mereka rata-rata hanya memiliki waktu dua tahun untuk membuktikan bakat mereka sebelum harus bertarung secara mandiri di dunia balap yang sangat kompetitif.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement