Bagnaia merasa bahwa menjadi yang tercepat saat tes pramusim bukanlah jaminan kesuksesan di musim balap yang sesungguhnya.
“Dalam beberapa tahun terakhir saat tes, saya selalu mencoba melakukan time attack yang 'ajaib', namun kemudian saya menyadari bahwa mungkin bukan hal terbaik untuk selalu secepat itu di sesi tes. Benar bahwa itu tetap penting, dan saya sedikit melewatkan catatan waktu yang sangat bagus, tapi kita punya Thailand untuk meningkatkan itu sebelum balapan pertama,” imbuh Bagnaia.
Bagi Bagnaia, tes di Sepang lebih krusial untuk memantapkan pilihan pada komponen aerodinamika dan fairing baru sebelum segalanya dikunci untuk musim 2026.
Ujian sesungguhnya bagi Bagnaia akan tersaji di Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari mendatang. Mengingat ia sempat kesulitan di lintasan tersebut tahun lalu, tes final nanti akan menjadi penentu apakah evolusi GP26 benar-benar lebih unggul daripada pendahulunya sebelum musim balap resmi dimulai di lokasi yang sama.
(Rivan Nasri Rachman)