Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Marcus Fernaldi Gideon Pasang Badan saat Pebulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Minggu, 08 Februari 2026 |16:05 WIB
Kisah Marcus Fernaldi Gideon Pasang Badan saat Pebulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England
Simak kisah Marcus Fernaldi Gideon yang pasang badan saat pebulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 (Foto: PBSI)
A
A
A

KISAH Marcus Fernaldi Gideon menarik untuk diulas. Sebab, ia pernah pasang badan saat pebulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021.

Skuad bulu tangkis Indonesia pernah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari BWF. Kala itu, Marcus Gideon dan kawan-kawan dipaksa mundur oleh BWF dari All England 2021 karena faktor non-teknis.

1. Terpapar Covid-19

Tim Bulu Tangkis Indonesia All England 2021 (Twitter/@KBRILondon)

All England 2021 digelar di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda. Protokol kesehatan ketat diberlakukan termasuk saat perjalanan menuju Birmingham, Inggris.

Nasib sial dialami skuad bulu tangkis Indonesia. Seorang penumpang yang satu pesawat dengan mereka, ternyata dinyatakan positif Covid-19 saat tiba di tujuannya.

2. Marcus Gideon Protes via Media Sosial

Alhasil, sesuai peraturan, seluruh pemain Indonesia yang kebetulan berada dalam satu pesawat, dipaksa mundur. Marcus yang tidak terima, lalu pasang badan dan menuntut kejelasan dari BWF via media sosial.

“Malam ini (dini hari WIB) kami terkejut mendengar berita kami (pemain & ofisial Indonesia) harus mundur dari All England karena penumpang anonim yang penerbangannya sama dengan kami telah terpapar Covid-19,” tulis Marcus pada 18 Maret 2021.

“Harus diperhatikan BWF telah gagal dalam mengatur masalah ini. Sebelum penerbangan, semua tim Indonesia telah dinyatakan negatif dan kami juga dites ulang pada saat kami tiba di hotel,” lanjut Koh Sinyo -sapaan akrabnya.

 

“Beberapa dari Anda mungkin memperhatikan permainan hari ini ditunda sebelum tujuh kasus positif yang mereka temukan di anggota tim lain (negara lain). Setelah mereka di tes ulang, hasilnya semua negatif. Jadi mengapa kami tidak juga memiliki keadilan yang sama di sini?” keluhnya.

“Jika ada aturan ketat untuk memasuki wilayah Inggris karena Covid, BWF seharusnya sudah mendaftarkan sistem bubble yang menjamin keamanan kami. Pemain harus menjalani karantina sebelum acara,” tutup Marcus.

Tim Indonesia untuk All England 2021. PBSI

Keputusan itu memang merugikan pemain-pemain Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan baru kembali ke lapangan pertandingan setelah seluruh kegiatan terhenti nyaris setahun penuh akibat Covid-19.

Itulah kisah Marcus Fernaldi Gideon pasang badan saat pebulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021. Untungnya, hal tersebut tidak lagi terulang.

(Wikanto Arungbudoyo)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement