Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Greysia Polii Merasa Terhormat Namanya Masuk di Museum Bulu Tangkis Dunia Milik BWF

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Minggu, 25 Januari 2026 |11:21 WIB
Greysia Polii Merasa Terhormat Namanya Masuk di Museum Bulu Tangkis Dunia Milik BWF
Greysia Polii merasa terhormat usai namanya masuk dalam Museum Bulu Tangkis Dunia yang dibangun BWF (Foto: Instagram/@greyspolii)
A
A
A

LEGENDA hidup bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii, merasa terhormat usai namanya masuk dalam Museum Bulu Tangkis Dunia yang dibangun BWF. Ia lalu menuliskan pesan berharga buat para juniornya.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sedang membangun sebuah museum di Qingdao, China. Museum tersebut akan menampilkan sejarah perkembangan bulu tangkis global, pertumbuhan dan pencapaian BWF, turnamen-turnamen besar dan kisah-kisah legenda. 

1. Tanda Tangan dan Cetakan Tangan

Tekad Greysia Polii majukan bulu tangkis Tanah Air

Para legenda Indonesia memberikan sumbangsih berupa tanda tangan di foto bersejarah dan membubuhkan cetakan tangan untuk dipajang. Selain Greysia, ada Rudy Hartono, Imelda Wigoena, Ricky Soebagdja, Icuk Sugiarto, Hariyanto Arbi, Hendrawan, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Sigit Budiarto hingga Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, dan Tontowi Ahmad.

Nama Greysia masuk dalam museum atas prestasi bersejarahnya bersama Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan itu menjadi ganda putri Indonesia pertama yang memenangkan emas dalam pesta olahraga bergengsi dunia tersebut. 

2. Terhormat

Greysia mengaku sangat terhormat bisa masuk Museum Bulu Tangkis Dunia. Peraih emas SEA Games 2019 itu turut memotivasi atlet bulu tangkis Indonesia untuk tidak putus asa dalam meraih mimpinya. 

“Mimpi yang tak pernah berani saya bayangkan, kini saya menjalani mimpi ini selamanya,” tulis Greysia dalam Instagramnya @greyspolii, Minggu (25/1/2026).

 

“Merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari World Badminton Hall of Fame Museum BWF. Terima kasih PBSI atas dukungan yang tak pernah putus,” sambung perempuan berusia 38 tahun itu.

“Untuk semua atlet yang membaca ini: “Waktumu akan tiba, jangan pernah menyerah,’” tegas Greysia.

Greysia Polii menyumbang cetakan tangan ke Museum Bulu Tangkis Dunia (Foto: Instagram/@greyspolii)

Lebih lanjut, Greysia masih tidak menyangka bisa berhasil merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Pencapaian tersebut masih terasa seperti mimpi baginya.

“Saya masih tidak bisa percaya saya memenangkan medali emas, tetapi semua itu kini menjadi nyata. Sekarang saya benar-benar sedang menjalani mimpi ini sebagai seorang juara Olimpiade,” tutup Greysia. 

(Wikanto Arungbudoyo)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement