Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak Takut, Raymond/Joaquin Justru Menanti Lawan Fajar/Fikri di Perempatfinal Indonesia Masters 2026

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 23 Januari 2026 |02:01 WIB
Tidak Takut, Raymond/Joaquin Justru Menanti Lawan Fajar/Fikri di Perempatfinal Indonesia Masters 2026
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, bersiap melakoni duel prestisius melawan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, di babak perempatfinal Indonesia Masters 2026. Bagi duet muda ini, pertemuan di turnamen resmi merupakan kesempatan langka untuk membuktikan kualitas mereka di luar sesi latihan rutin di Pelatnas.

Sebelumnya, Raymond/Joaquin sukses mengandaskan wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, di babak 16 besar Indonesia Masters 2026 dalam pertarungan tiga gim yang dramatis di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis (22/1/2026) sore WIB.

Raymond/Joaquin sukses menang dengan skor 14-21, 21-18, dan 24-22. Hasil manis ini mengantar duet itu ke babak perempatfinal Indonesia Masters 2026.

1. Momentum Pembuktian di Turnamen Resmi

Di babak perempat final, Raymond/Joaquin akan berjumpa dengan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Sebelumnya, Fajar/Fikri sukses mengandaskan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di babak 16 besar.

Joaquin mengaku sudah tidak sabar berjumpa dengan Fajar/Fikri. Menurutnya, ini merupakan momentum yang sudah ditunggu karena bertanding di turnamen resmi akan terasa berbeda dengan saat latihan.

Fajar Alfian/Shohibul Fikri. (Foto: PBSI)

"Jujur ingin lawan senior karena ini di pertandingan. Saya ingin banget lawan mereka. Kalau di latihan kan enggak enak karena senior. Kalau di pertandingan sudah bodo amat," kata Joaquin dalam konferensi pers yang dihadiri Okezone di Istora Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (23/1/2026).

 

2. Ambisi Menumbangkan Peringkat Tiga Dunia

"Jadi makanya ini momen yang saya tunggu, saya ingin menang lawan ranking tiga itu," sambungnya sambil tersenyum.

Raymond pun mempunyai tekad demikian. Dia mengatakan ada kepuasan tersendiri mengalahkan senior di turnamen resmi, apalagi sekelas Indonesia Masters 2026.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Foto: PBSI)
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Foto: PBSI)

"Mungkin latihan masih ada enggak enaknya kalau sama mereka. Kalau di pertandingan lebih bebas, kalau mereka berkehendak apa ya tergantung service judge dan wasit. Lebih nothing to lose saja," tukasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement