Gadis kelahiran Pekanbaru ini merupakan salah satu talenta yang terlepas setelah menjadi runner-up Seleknas PBSI 2022. Karena PBSI hanya merekrut juara pertama, Keisha memilih tawaran Azerbaijan demi karier profesional.
Pilihan ini terbukti tepat, Keisha bahkan sukses mengalahkan wakil Indonesia, Ruzana, di ajang Indonesia Masters 2025. Untuk musim 2025, prestasi terbaik Keisha adalah menjadi runner-up di Iran Fajr International Challenge 2025.
Inilah pemain yang paling sukses setelah memutuskan hengkang ke Azerbaijan pada 2018. Gagal menembus tim senior Indonesia tak membuatnya patah arang.
Di bawah bendera Azerbaijan, Ade sukses tampil dalam dua edisi Olimpiade (Tokyo 2020 dan Paris 2024). Menariknya, pada BWF World Championships 2025 yang digelar Agustus kemarin, Ade menantang unggulan Indonesia, Jonatan Christie, di babak 32 besar.
Hanya saja, Ade gagal mengalahkan Jonatan dengan skor 9-21 dan 17-21.
(Rivan Nasri Rachman)