Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Olimpiade Paris 2024: Panjat Tebing Putri Indonesia Tanpa Medali, Ini Kata Ketum KOI

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |11:55 WIB
Olimpiade Paris 2024: Panjat Tebing Putri Indonesia Tanpa Medali, Ini Kata Ketum KOI
Desak Made Rita terhenti di perempatfinal nomor speed putri Olimpiade Paris 2024 (Foto: EPA)
A
A
A

KETUA Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, memberikan tanggapan usai tim panjat tebing putri Indonesia gagal menyumbang medali di Olimpiade Paris 2024. Meski gagal, dia mengungkapkan kalau Indonesia merupakan negara yang selalu diperhitungkan dalam cabor panjat tebing khususnya nomor speed.

Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, harus puas pulang dengan tangan hampa. Desak dan Rajiah sejatinya mengawali kiprahnya sangat apik dengan berhasil menembus babak perempat final nomor speed putri.

 

Namun sayangnya, langkah Desak harus terhenti di babak perempat final. Beraksi di Le Bourget Climbing Venue, Rabu (7/8) kemarin, Desak kalah tipis dengan jarak 0,006 detik saja dari lawannya, Deng Lijuan asal China.

Sementara Rajiah berhasil menembus sampai perebutan medali perunggu dengan menghadapi wakil Polandi, Aleksandra Kalucka. Tapi sayangnya, dia harus terpeleset di tengah lintasan sehingga kalah dengan selisih waktu cukup jauh dari Kalucka, yakni 8,24 detik berbanding 6,53 detik.

 BACA JUGA:

Hasilnya, tim putri panjat tebing Indonesia nirmedali di Olimpiade Paris 2024. Padahal, cabor tersebut menjadi salah satu harapan untuk bisa membawa pulang medali ke Tanah Air.

Namun begitu, Okto -sapaan karib Raja Sapta- tidak terlalu gusar dengan hasil itu. Dia menyampaikan bahwa inilah Olimpiade. Dia memberikan apresiasi kepada Desak dan Rajiah serta atlet lainnya yang telah berjuang membawa Merah Putih di ajang tersebut.

"Ini adalah Olimpiade, paripurnanya prestasi olahraga. Kita mengapresiasi dan menghargai semua proses yang telah dilewati atlet kita. Kalau hasilnya berbeda, ini bukan akhir segala-galanya," jelas Okto, dilansir dari rilis NOC Indonesia, Kamis (8/8/2024).

Meski panjat tebing putri Indonesia belum berhasil menyumbang medali, Okto memberikan kabar positif lainnya. Dia mengungkapkan kalau panjat tebing Indonesia selalu menjadi salah satu negara yang wajib diantisipasi negara lain, terkhusus pada nomor speed.

"Tadi saya ngobrol langsung sama Presiden International Sport Climbing, Marco Scolaris. Katanya, Indonesia itu selalu menjadi negara yang selalu diperhitungkan di panjat tebing, khususnya speed climbing," ungkap Okto.

Kendati demikian, panjat tebing Indonesia masih memiliki harapan terakhir untuk bisa menyumbang medali. Sebab, masih ada Veddriq Leonardo yang akan tampil di babak perempat final nomor speed putra, pada Kamis (8/8) sore WIB.

(Admiraldy Eka Saputra)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement