Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gagal di Olimpiade Paris 2024, La Memo Justru Makin Semangat Perbaiki Diri

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |02:01 WIB
Gagal di Olimpiade Paris 2024, La Memo Justru Makin Semangat Perbaiki Diri
Atlet dayung Indonesia, La Memo. (Foto: Instagram/nyong.memo95)
A
A
A

TANGERANG - Kegagalan di Olimpiade Paris 2024 tak membuat atlet dayung Indonesia, La Memo merasa terpuruk. Malahan ia semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan menjalani berbagai laga uji coba demi bisa bersinar di kompetisi-kompetisi mendayung yang akan datang.

Memo menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada cabor dayung di Olimpiade Paris 2024. Sayangnya, kiprah atlet asal Maluku itu sudah terhenti di pesta olahraga terbesar di dunia itu. Dia tampil tak maksimal pada dua babak pertama, yakni babak penyisihan dan babak repechage sehingga pulang tanpa medali.

Kini, Memo yang sudah tiba di Tanah Air mengungkapkan keinginannya untuk bisa menjalani latih tanding lebih banyak untuk meningkatkan performanya. Dia mengakui kalau lawan-lawan terkuatnya adalah dari negara Eropa.

“Mungkin cari sparing atau latih tanding, mungkin itu harus ditingkatkan lagi,,” kata Memo saat ditemui wartawan, Senin (5/8/2024) kemarin.

La Memo, atlet dayung Indonesia

"Di Olimpiade kali ini saya melihat persainganya lebih ketat. Karena mungkin saya enggak lolos pas 2020 ya, sekarang itu lawan lebih kuat. Khususnya di Eropa. itu yang paling keras, susah," ungkapnya.

Kendati gagal menyumbang medali, Memo tidak patah semangat begitu saja. Atlet asal Maluku ini akan memusatkan fokusnya agar bisa meraih hasil manis di SEA Games 2025 dan Asian Games 2026.

“Mungkin usai Olimpiade ini saya akan semangat berlatih keras lagi untuk meraih prestasi ke depan, yang paling dekat mungkin ada SEA Games dan Asian Games mendatang," terang Memo.

Untuk diketahui, Memo hanya mampu finis di urutan lima di babak penyisihan dengan catatan waktu 7 menit 19,33 detik. Hal ini membuatnya kehilangan kesempatan lolos ke perempat final. Sementara di babak repechage dia finis urutan ketiga dengan catatan waktu 7 menit 19,60 detik.

La Memo, atlet dayung Indonesia (Instagram/nyong.memo95)

Walau demikian, Memo tetap bertanding untuk memperebutkan peringkat ke-25 hingga ke-30 di nomor pertandingan single sculls putra babak final E. Dia sukses finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 7 menit 2,23. Dia mengakhiri lomba single sculls putra di peringkat ke-27.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement