Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati Rekrut Marc Marquez untuk MotoGP 2025, Pengamat Beber Untung dan Ruginya

Rio Eristiawan , Jurnalis-Minggu, 16 Juni 2024 |02:09 WIB
Ducati Rekrut Marc Marquez untuk MotoGP 2025, Pengamat Beber Untung dan Ruginya
Merekrut Marc Marquez membawa keuntungan dan kerugian bagi Ducati Corse (Foto: Reuters/Bruna Casas)
A
A
A

PENGAMAT MotoGP, Dennis Noyes, menyebut Ducati Corse mendapat keuntungan dan kerugian usai merekrut Marc Marquez. Menggaet The Baby Alien adalah keuntungan tetapi di sisi lain mereka juga rugi karena kehilangan dua pembalap bagus serta satu tim satelit di MotoGP 2025.

Jorge Martin dan Marquez sejak awal musim MotoGP 2024 terus menjadi perbincangan untuk menjadi pembalap Ducati Lenovo. Sebab, pabrikan asal Borgo Panigale, Italia itu tak puas dengan performa Enea Bastianini.

Marc Marquez resmi pindah ke tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2025 (Foto: Ducati Corse)

Namun, Martin secara mengejutkan memilih untuk bergabung dengan Aprilia Racing. Tak lama berselang, Ducati mengumumkan Marquez sebagai rekan Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2025 dan 2026.

Di sisi lain, Bastianini yang mulai menunjukkan penampilan bagusnya di MotoGP 2024 telah memutuskan masa depannya. Pembalap asal Italia itu bergabung dengan tim satelit KTM, Red Bull KTM Tech3 untuk menjadi rekan setim Maverick Vinales yang juga memilih hengkang dari Aprilia Racing.

Noyes menganggap memilih Marquez sudah tepat karena Ducati membentuk tim terkuat dalam sejarah MotoGP dengan dua pembalap yang sama-sama pernah menjadi juara dunia. Namun, pabrikan asal Italia itu memuat kesalahan dengan harus kehilangan Martin dan Bastianini yang merupakan dua pembalap muda berbakat.

"Ada yang percaya Ducati membuat pilihan yang tepat dalam membentuk salah satu tim terkuat dalam sejarah," kata Noyes dikutip dari Paddock GP, Minggu (16/6/2024).

"Namun ada juga yang merasa itu adalah sebuah kesalahan, karena mereka kehilangan talenta muda yang menjanjikan seperti Martin dan Bastianini," jelas pria asal Spanyol itu.

Lalu, Noyes menganggap mendapatkan Marquez adalah kesuksesan Ducati. Namun, ia menilai kepergian Martin dan Bastianini serta tim Prima Pramac Racing merupakan kegagalan.

Jorge Martin dan Enea Bastianini

"Mereka mengontrak Marquez, dan itu sukses. Namun mereka kehilangan Martín dan Bastianini, dan itu adalah sebuah kegagalan. Dan sepertinya mereka juga akan kehilangan tim satelitnya," pungkasnya.

Prima Pramac Racing tengah dirumorkan tidak akan menjadi tim satelit Ducati. Sebab, tim asal Milan, Italia, itu dikabarkan tertarik untuk bergabung dengan Yamaha Motor Racing.

(Admiraldy Eka Saputra)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement