Chen/Jia pun berkelakar soal alasan mereka paceklik gelar di ajang Indonesia Open. Kata mereka, hadiah turnamen ini paling besar di antara yang lain sehingga pemain lain punya motivasi yang besar juga untuk juara.
“Kita di sini dari 2018 dan enggak pernah juara sampai sekarang, jadi besok hasilnya gimana sebenarnya kita ngga masalah,” jelas Chen.

“Hadiahnya (uang) paling besar (jadi sulit),” sambung Jia sambil tertawa.
Chen/Jia akan mentas di Olimpiade Paris 2024 mendatang. Setelah menjadi runner up di Tokyo 2020 usai dibekuk duet Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mereka bertekad untuk meraih medali emas di pesta olahraga terakbar di dunia itu.
“Semua atlet pasti mau dapat medali emas jadi kita ingin mau ambil medali emasnya dan kita akan berusaha semaksimal mungkin,” pungkas Chen.
(Admiraldy Eka Saputra)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.