Jonatan Christie pun membantah kehilangan fokus di akhir gim ketiga, tetapi Shi Yu Qi menunjukan pertahan solid dan membuatnya kesulitan untuk menambah poin. Namun, ia mengaku strategi dengan bermain lebih menekan menjadi kunci kemenangan di gim ketiga.
"Di gim kedua saat unggul 18-10, sempat kehilangan banyak angka itu bukan karena kehilangan fokus. Tetapi permainan Shi Yu Qi bermain jauh lebih rapi. Pertahanannya lebih rapat juga. Sehingga beberapa kali saya tidak sabar atau pengembaliannya yang tanggung," ujarnya.

"Di gim ketiga saya berusaha semaksimal mungkin dengan mengurangi kesalahan dulu. Saya juga lebih menekan dulu supaya lawan juga tertekan. Strategi ini berhasil," pungkasnya.
Kemenangan atas Shi Yu Qi membuat Jonatan Christie memperpanjang rekor pertemuan. Pasalnya, ia sukses meraih delapan kemenangan dari 14 pertemuan dari Shi Yu Qi.
Sementara Jonatan Christie masih belum mengetahui lawan yang akan dihadapinya di babak final. Pasalnya, ia akan bertemu pemenang antara unggulan keempat Jepang, Kodai Naraoka vs unggulan kelima China, Li Sgi Feng.
(Admiraldy Eka Saputra)