CASEY Stoner sama sekali tidak heran Honda Racing Corporation (HRC) sempat kesulitan mencari pembalap pengganti Marc Marquez dan Alex Rins. Sebab, mereka membangun reputasi buruknya sendiri dalam beberapa tahun terakhir.
HRC seperti tersambar petir ketika Marquez memutuskan hengkang dari Repsol Honda pada akhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2023. Sebelumnya, mereka sudah kehilangan Rins yang memutuskan hijrah ke Monster Energy Yamaha.

Pabrikan asal Jepang itu sempat mempertimbangkan sejumlah nama untuk direkrut ke Repsol Honda dan LCR Honda. Setelah beberapa waktu, mereka akhirnya sukses mendapatkan tanda tangan Luca Marini dan Johann Zarco.
Menurut Stoner, hal itu tidak terlepas dari reputasi buruk yang dibangun HRC dalam beberapa tahun terakhir. Situasi itu menyebabkan pembalap jadi ingin buru-buru meninggalkan tim.
"Honda membangun reputasi buruk itu selama bertahun-tahun. Semua orang pada akhirnya ingin pergi (termasuk Marquez). Mereka mampu menang di Austin (MotoGP AS 2023), tetapi mengapa sangat buruk hingga akhir?" tukas Stoner, sebagaimana dimuat Crash, Minggu (11/2/2024).
"Sangat aneh mereka begitu kesulitan meski bisa menang. Cederanya Alex Rins dan kesulitan (yang dialami) Marquez sangat tidak membantu," imbuh pria asal Australia itu.