JAKARTA – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rayhan Nur Fadillah, curhat soal rasa khawatirnya bakal berpisah dengan Marcus Fernaldi Gideon. Sebab, pada tahun ini, ia akan memulai perjalanannya dari nol setelah direncanakan mendapat partner baru.
Tahun lalu bisa dikatakan menjadi fase berliku bagi Rayhan Fadillah. Sempat menempati peringkat tertinggi dalam kariernya yakni 59 dunia, pemain berusia 19 tahun itu kini harus rela mulai dari awal lagi.

Setelah ditinggal Rahmat Hidayat, Rayhan sempat dicoba dengan Marcus Fernaldi Gideon. Keduanya turun di dua turnamen di India, namun hasilnya kurang memuaskan.
Alhasil pada tahun ini, Rayhan rencananya akan dicoba bersama partnernya saat di junior, yakni Muhammad Putra Erwiansyah. Keduanya sempat tampil garang di World Junior Championships (WJC) 2022 dengan tidak terkalahkan di nomor beregu.
Meski sedikit mendapat kejelasan, Rayhan tak menyangkal sempat merasa khawatir. Namun, ia tidak ingin berlarut dalam situasi tersebut dan mencoba menatap masa depan ketika nanti dipasangkan bersama Putra.
"Kekhawatiran pasti ada, maksudnya mulai dari awal itu enggak gampang. Tapi, ya intinya saya coba saja," kata Rayhan saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu 31 Januari 2024.
"All out saja, enggak ada target gimana-gimana setiap pertandingan memberi yang terbaik. Seperti saat WJC, kita memberi yang terbaik, enggak ada yang gimana-gimana," sambungnya.