“Kami memasuki MotoGP pada tahun 2017, kami menjadi lebih baik dari tahun ke tahun, kami telah memperbaiki struktur dari tahun ke tahun, dan sekarang kami berada di podium. Namun tentu saja tujuan kami tetap memperjuangkan mahkota MotoGP. Kunci kesuksesan adalah pembalap yang tepat,” tuturnya.
Brad Binder juga membukukan musim terbaiknya di MotoGP pada tahun ini setelah empat musim berkompetisi bersama tim pabrikan KTM. Dia finis di peringkat empat klasemen pembalap dengan raihan 293 poin dan lima podium balapan utama serta dua kemenangan sprint.
Rider Asal Afrika Selatan itu pun menjadi pembalap non-Ducati terbaik di MotoGP 2023. Walaupun dia masih belum memenangkan balapan utama lagi sejak aksi heroiknya di GP Austria 2021 silam dengan ban kering di tengah balapan basah di Sirkuit Red Bull Ring.
Beirer pun berharap besar pada Binder, yang menurutnya punya semua kemampuan untuk bisa menjadi pemenang, untuk mewujudkan mimpi KTM juara MotoGP. Selain itu, dia juga penasaran dengan perkembangan sang wonderkid juara Moto3 2021 dan juara Moto2 2023, Pedro Acosta, yang baru akan debut dengan GASGAS di MotoGP 2024. Tentunya, dia menjadi harapan besar bagi KTM di masa depan.
“Brad Binder saat ini memiliki semua yang dibutuhkan oleh pembalap pemenang. Selain dia, kami sekarang memiliki beberapa ujung tombak lain di barisan kami yang tersedia. Kami juga harus menunggu dan melihat bagaimana Pedro Acosta berkembang sebagai rookie di MotoGP,” pungkasnya.
(Admiraldy Eka Saputra)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.