SEPANG - Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, harus puas hanya finis kedua di MotoGP Malaysia 2023. Adik kandung Marc Marquez itu pun mengungkapkan beberapa hal yang membuatnya gagal finis terdepan meski sempat memimpin balapan.
Alex Marquez tampil cukup baik di seri ke-18 dengan mencatatkan waktu tercepat di sesi sprint race, Sabtu (11/11/2023). Pencapaian itu membuatnya cukup percaya diri untuk tampil di balapan utama.
Rider asal Spanyol itu sempat memimpin jalannya balapan. Sayangnya, dia harus puas menelan kekalahan dari Enea Bastianini (Ducati lenovo) yang menjadi tercepat pada balapan utama itu.
"Saya seharusnya menyalip Bastianini pada awal balapan. Itu bisa menjadi kunci pada balapan ini," ungkap Marquez dilansir dari Speedweek, Senin (13/11/2023).
Menurutnya, Bastianini langsung tampil apik setelah menyalip Marquez. Itu membuat dirinya kesulitan untuk merebut tempat terdepan dari rekan setim Francesco Bagnaia tersebut.
"Temperatur ban depan motor saya meningkat dan saya kesulitan. Sementara itu, Bastianini justru melesat cepat dan mampu menjaga kecepatannya dengan baik," kata Marquez.
Meskipun kalah dan gagal menang pada balapan utama MotoGP Malaysia 2023, Marquez tetap optimistis. Dia justru mengambil pelajaran dari hasil balapan kemarin itu untuk bisa lebih baik lagi ke depannya.
"Saya harus bisa terus belajar dari pembalap hebat tentang bagaimana cara mengendarai motor Ducati sebaik mungkin. Akan tetapi, setidaknya kami cukup dekat dan sengit," pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.