Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Momen Indah Piala Thomas 1958 yang Buat Indonesia Jatuh Cinta dengan Bulu Tangkis

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Rabu, 10 Mei 2023 |01:02 WIB
Momen Indah Piala Thomas 1958 yang Buat Indonesia Jatuh Cinta dengan Bulu Tangkis
Momen Indah Piala Thomas 1958 yang Buat Indonesia Jatuh Cinta dengan Bulu Tangkis. (Foto: PB Djarum)
A
A
A

MOMEN indah Piala Thomas 1958 yang buat Indonesia jatuh cinta dengan bulu tangkis akan diulas pada artikel ini. Bulu tangkis telah menjadi salah satu olahraga paling populer di Indonesia.

Tidak hanya populer, bulu tangkis juga menjadi salah satu olahraga yang paling berprestasi dengan banyak meraih gelar di ajang olahraga internasional seperti Sea Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Saking populernya bulu tangkis di Indonesia membuat setiap generasi selalu ada atlet bulu tangkis hebat dari Indonesia. Namun tahukah kamu sejak kapan bulu tangkis menjadi populer dan begitu dicintai di Indonesia?

Menurut legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono kepada New York Times, bulu tangkis menjadi sangat dicintai di Indonesia sejak 1958. Tepatnya setelah Indonesia menjadi juara di ajang Piala Thomas 1958.

Rudy Hartono

Ya, Piala Thomas 1958 merupakan trofi beregu pertama yang mampu Indonesia raih. Kala itu, Rudy Hartono menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang tampil sebagai Australasia (Australia dan Asia).

Pada babak pertama, Indonesia berhasil melumat Amerika Serikat dengan skor 7-2 dan juga Denmark dengan skor 6-3. Pada babak final, giliran Thailand yang dihajar habis oleh Indonesia dengan skor 8-1 dan memastikan Indonesia melaju ke babak Challenge Round.

Challenge Round yaitu pemenang di babak final menghadapi sang juara bertahan. Oleh sebab itu, Indonesia harus berhadapan dengan Malaysia yang menjadi juara bertahan dalam tiga edisi berturut-turut sejak 1949.

Pada pertandingan yang sangat menegangkan itu, Rudy Hartono dan kawan-kawan berhasil menang dengan skor 6-3 dan memastikan diri menjadi juara Thomas Cup 1958.

Rudy Hartono mengatakan jika kemenangannya di Piala Thomas tersebut membuatnya terus mengejar karir di dunia bulu tangkis. Lebih dari itu Rudy Hartono juga menyebutkan jika awal masyarakat Indonesia menyukai olahraga ini adalah dari sebuah permainan yang dilakukan masyarakat pedesaan dari sore hingga larut malam.

Dan terbukti, saat ini masyarakat Indonesia benar-benar menyukai bulu tangkis. Dalam hal prestasi, Indonesia juga terus berkembang dan menjadi urutan kedua sebagai negara dengan raihan gelar bulu tangkis terbanyak di bawah China.

Piala Thomas 1958

Meski begitu, suatu saat nanti tidak menutup kemungkinan jika Indonesia mampu melebihi pencapaian China dan menjadi negara dengan prestasi bulu tangkis terbanyak di dunia.

(Djanti Virantika)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement