CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola menganggap adanya sprint race di MotoGP 2023 akan membuat ajang balap motor terelit di dunia itu akan menjadi lebih menarik. Ia mengatakan kalau format baru pada musim depan itu akan mendapatkan perhatian lebih dari para pencinta MotoGP.
Untuk diketahui, MotoGP akan melakukan perubahan besar pada 2023 mendatang. Tak hanya jumlah balapan yang bertambah, para pembalap juga akan melakoni sprint race di setiap serinya.
Dengan 21 seri yang sudah dijadwalkan, maka setiap rider bakal menjalani total 42 balapan di MotoGP 2023 mendatang. Keputusan tersebut dibuat sebagai tindakan untuk menarik minat penonton untuk kembali menyaksikan MotoGP.
MotoGP sedang mengalami jumlah penurunan penonton di setiap tahunnya. Ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut disebut kalah bersaing dengan Formula One (F1).
Meski mendapatkan banyak kritikan mengenai sprint race, tetapi Rivola mendukung perubahan yang dibuat oleh Dorna Sport. Menurutnya dengan 42 balapan dalam satu musim membuat MotoGP bakal mendapatkan kembali perhatian banyak penonton karena sprint race.
"Tahun depan, kami akan mengadakan 42 balapan. Ini akan menjadi intens, untuk seluruh tim, tetapi terutama untuk para pembalap. Tapi saya yakin sprint race akan mendapat perhatian lebih," kata Massimo Rivola dilansir dari Paddock GP, Minggu (25/12/2022).

Sementara Rivola menjelaskan sebelum sprint race dan balapan normal, MotoGP akan menarik sejak hari jumat. Ia menyadari perubahan yang dilakukan MotoGP 2023 akan sangat menarik penggemar setia ajang balap tersebut.
"Saya pikir hari Jumat juga akan lebih menarik, mungkin tidak terlalu untuk penonton biasa, tetapi untuk penggemar sejati,” pungkasnya.
(Dimas Khaidar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.