Share

Bukan Scuderia Ferrari, Red Bull Racing Lebih Waspadai Tim Ini di F1 2023

Cikal Bintang, Jurnalis · Senin 05 Desember 2022 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 04 37 2720432 bukan-scuderia-ferrari-red-bull-racing-lebih-waspadai-tim-ini-di-f1-2023-FGMJTf2zRA.JPG Red Bull Racing lebih waspadai Mercedes-AMG Petronas ketimbang Scuderia Ferrari (Foto: REUTERS)

BUKAN Scuderia Ferrari, Red Bull Racing lebih waspadai tim ini di F1 2023. Menurut penasihat tim Red Bull Racing, Helmut Marko, Mercedes-AMG Petronas lebih berbahaya karena keberadaan Lewis Hamilton.

Red Bull Racing kembali menjadi unggulan menjelang F1 2023. Utamanya karena tim yang bermukim di Milton Keynes, Inggris tersebut telah merebut dua gelar beruntun sebagai tim dan pembalapnya menjadi juara dunia pada 2021 dan 2022.

Scuderia Ferrari

Pada musim 2021, Verstappen bersaing ketat dengan Hamilton untuk memperebutkan gelar juara. Sedangkan, pada musim selanjutnya, Verstappen sempat tertinggal di awal musim dari Charles Leclerc (Scuderia Ferrari).

Menjelang musim 2023, Helmut Marko berpendapat Mercedes akan kembali menjadi ancaman serius. Ketimbang Ferrari, Marko mengatakan Mercedes mempunyai ‘paket lengkap’ dalam tim. Apalagi, ada pembalap senior seperti Hamilton di dalamnya.

“Ferrari kuat (untuk 2023), tetapi Mercedes akan lebih kuat secara keseluruhan. Apalagi dengan pembalap seperti Lewis Hamilton. Dia masih menjadi pembalap top. Meski Ferrari juga memiliki pebalap yang sangat bagus seperti Leclerc, tapi dia masih membuat kesalahan,” kata Marko dilansir dari Planet F1, Minggu (4/12/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Untuk mengatasi ancaman itu, Red Bull Racing akan berbenah. Berkaca dari musim 2022, penasihat berusia 79 tahun itu mengatakan Red Bull Racing harus meningkatkan performa mobil. Meski berhasil memenangkan kejuaraan, Marko merasa Red Bull Racing masih belum sempurna di musim 2022.

Max Verstappen dan Lewis Hamilton

“Kami memiliki potensi peningkatan dalam hal keandalan. Dalam tiga balapan pertama, kami keluar tiga kali karena cacat teknis. Dan di Brasil, pengaturannya tidak tepat,” ujar Marko.

“Kami memiliki musim yang luar biasa, tetapi tidak semuanya sempurna. Dan kami masih membutuhkan hari yang sempurna untuk mengalahkan Mercedes dan Ferrari,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini