SEPANG – Pembalap pengganti di tim RNF Yamaha, Cal Crutchlow, menceritakan persaingan sengit di MotoGP Malaysia 2022. Crutchlow pun menggambarkan duel itu bak pertempuran besar dan benar-benar gila yang tak hanya terjadi di baris depan, tetapi juga tengah.
Ya, sorotan kamera memang lebih banyak tertuju pada persaingan juara dunia antara Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo di baris depan. Keduanya memang menunjukkan penampilan yang apik kala itu.

Namun sayangnya, posisi delapan ke belakang tampak luput dari sorotan kamera. Padahal menurut Cal Crutchlow, 10 pembalap di posisi itu tampil sudah seperti orang yang gila.
“Di sana, benar-benar pertarungan mental. Tapi menyenangkan, karena kami berada dalam pertempuran besar,” ucap Crutchlow, dikutip dari Crash, Rabu (26/10/2022).
BACA JUGA: 5 Juara Dunia MotoGP yang Ditentukan di Balapan Terakhir, Valentino Rossi Paling Sering Merana!
“Kamera seharusnya menyorot pertempuran kami karena saya tidak tahu berapa banyak sayap yang terlepas dan hal-hal seperti itu, tetapi ada sepuluh (pembalap) dari kami yang benar-benar gila,” lanjutnya.
BACA JUGA: Kenang Momen Valentino Rossi Pada 2006, Lin Jarvis Optimis Fabio Quartararo Juara MotoGP 2022
Dalam hasil akhir balapan MotoGP Malaysia 2022, pembalap yang berada di posisi tersebut, di antaranya Brad Binder (KTM), Johann Zarco (Pramac Ducati), Aleix Espargaro (Aprilia), Franco Morbidelli (Yamaha), hingga Cal Crutchlow. Tapi, ada juga pembalap yang bisa melesat hingga ke baris depan seperti Jack Miller (Ducati) dan Marc Marquez (Honda).
“Saya melakukan start yang sangat bagus, tetapi di Tikungan 2 (dari belakang) saya mengalami seperti Jack (Miller) kemarin (di sesi kualifikasi). Saya kehilangan beberapa posisi, tetapi berhasil bertahan. Itu masih baik-baik saja,” lanjutnya.
“Kemudian Darren (Binder) datang entah dari mana dan mengendarai seperti orang liar!” jelasnya.

“Dia berada di posisi yang bagus, jadi dia membalap dengan baik. Masalahnya, posisi kini menjadi berantakan. Dia berada terdepan dari kami dan kehilangan grup di depannya, tetapi masih ada pembalap yang sangat bagus di belakang seperti, Aleix, Zarco, Jack,” lanjutnya.
“Kita semua kehilangan setidaknya 8 hingga 10 detik berkendara! Saya kehilangan empat tempat dalam satu putaran! Itu menyenangkan, tapi kami hanya saling berpegangan pada dasarnya,” sambungnya.
(Djanti Virantika)