Share

Francesco Bagnaia Kerap Lebih Cepat ketimbang Fabio Quartararo, Lin Jarvis Akui Yamaha Tertinggal Jauh dari Ducati

Rio Eristiawan, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2022 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 38 2693682 francesco-bagnaia-kerap-lebih-cepat-ketimbang-fabio-quartararo-lin-jarvis-akui-yamaha-tertinggal-jauh-dari-ducati-vm0Ztd1erZ.jpg Francesco Bagnaia vs Fabio Quartararo. (Foto: MotoGP)

SELANGOR - Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo terancam kehilangan gelar juara dunia lantaran sedang tertinggal dari Francesco Bagnaia di klasemen pembalap MotoGP 2022. Quartararo kalah saing dengan Bagnaia tak terlepas dari meningkatnya performa motor Ducati ketimbang Yamaha.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, pun mengakui hal tersebut. Menurutnya, motor Desmosedici milik Ducati unggul jauh dari segala sisi bila dibandingkan dengan kuda besi Yamaha, YZR-M1.

Sebagaimana diketahui, Ducati berhasil mengunci gelar juara konstruktor MotoGP 2022. Pabrikan asal Borgo Panigale itu berhasil mengumpulkan 432 poin dari 12 kemenangan dan 31 podium.

Francesco Bagnaia vs Fabio Quartararo

Sedangkan Yamaha berada di peringkat ketiga dengan 243 poin dari tiga kemenangan dan delapan podium. Kemenangan dan podium yang didapatkan oleh pabrikan asal Jepang itu diraih oleh Fabio Quartararo.

Jarvis sudah mengetahui Yamaha memiliki kelemahan di motornya. Meski memiliki kelemahan, ia mengatakan timnya berhasil mengumpulkan enam gelar juara dunia MotoGP dari Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Quartararo.

“Di masa lalu kami selalu tahu bahwa kami memiliki kelemahan pada motor kami. Tapi kami juga tahu kekuatan M1, ini telah memungkinkan kami untuk memenangkan enam kejuaraan dunia sejak gelar Ducati terakhir pada tahun 2007 dengan Valentino, Jorge Lorenzo dan Fabio," kata Jarvis dilansir dari Speed Week, Senin (24/10/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Kendati demikian, Jarvis menyadari Yamaha tidak memiliki kekuatan untuk bisa mengalahkan Ducati di MotoGP 2022. Menurutnya pabrikan asal Borgo Panigale itu berhasil meningkatkan segala aspek untuk membuat Desmosedici tampil sangat kompetitif.

"Tapi kami tidak lagi memiliki kekuatan pada tahun 2022. Mereka telah meningkatkan daya henti, menikung, berbelok, dan kecepatan menikung. Selain itu, mereka memiliki mesin yang sangat, sangat kuat,” sambung Jarvis.

Francesco Bagnaia

Sementara Francesco Bagnaia kemungkinan besar akan menjadi juara MotoGP 2022 dan membuat Ducati merasakan gelar tersebut, setelah terakhir terjadi pada 2007 bersama Casey Stoner. Pasalnya pembalap asal Italia itu unggul 23 poin dari Quartararo dan MotoGP Valencia menjadi balapan penentu.

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini