PEMBALAP Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo memberikan respons tentang perebutan gelar juara MotoGP 2022. Menurut pembalap asal Prancis itu, bukan hanya Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) saja yang menjadi ancaman baginya.
Sebagaimana diketahui, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia saat ini menjadi dua pembalap teratas yang memiliki peluang untuk menjadi juara MotoGP 2022. Kedua pembalap ini mengantongi poin yang terpaut sedikit.

Dengan tiga balapan tersisa, kedua pembalap tentu menjadi kandidat teratas untuk memenangkan gelar. Meski sedang berada di puncak, posisi El Diablo -julukan Fabio Quartararo- dianggap akan tergeser.
Sebab, Francesco Bagnaia saat ini sedang dalam performa terbaiknya setelah mengumpulkan 61 poin dalam empat balapan. Kendati begitu, Fabio Quartararo mengatakan bukan hanya Francesco Bagnaia yang merupakan ancaman dalam perebutan gelar
"Saya pikir kami harus memikirkan soal gelar. Tapi saya ingin balapan demi balapan, seperti di awal musim sekarang," kata Fabio Quartararo seperti dikutip dari Speedweek, Jumat (14/10/2022).
"Kami hampir sejajar dengan Pecco (Bagnaia), tapi saya tidak hanya melihat Pecco. Aleix (Espargaró), Enea (Bastianini) dan Jack (Miller) juga ada di sana,” sambungnya.
“Kami lima pembalap dengan poin yang tidak banyak. Tentu saja tiga besar sedikit lebih dekat, tetapi saya pikir kami harus menjalaninya balapan demi balapan dan ini bisa menjadi balapan yang bagus untuk kami,” tambah Fabio Quartararo.
Aleix Espargaro, Enea Bastianini, dan Jack Miller merupakan tiga pembalap yang menyusul di belakang Fabio Quartararo dan Bagnaia Bagnaia. Ketiga pembalap itu masih berpotensi memenangkan gelar jika konsisten menang dalam tiga balapan terakhir, dengan syarat Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia juga terpeleset.
Namun, Fabio Quartararo juga cukup tenang untuk menghadapi situasi tertekan seperti ini. Menurutnya, pengalaman dalam dua musim terakhir berhasil menjadikannya lebih tenang untuk menghadapi kejuaraan.
“Memiliki gelar dari tahun lalu memberi saya banyak kepercayaan diri dan tentu saja pengalaman dua tahun terakhir membantu saya untuk tetap tenang dalam situasi ini,” pungkasnya.
(Dimas Khaidar)