LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli, merasa level kecepatan MotoGP semakin kencang setiap tahunnya. Hal itu lantas membuat masalah baru karena ban tak bisa mengatasi masalah kecepatan yang semakin meningkat tersebut.
Karena itu, Morbidelli pun berharap Michelin sebagai pemasok ban MotoGP bisa segera mengatasi masalah tersebut.
Sebagaimana diketahui, tim-tim di MotoGP terus berusaha melakukan pengembangan teknologi untuk bisa lebih kompetitif. Mereka berusaha membuat motor yang mampu melaju cepat baik lintasan lurus ataupun tikungan.

Hal tersebut sedang dilakukan oleh Ducati dengan Desmosedici yang mampu melaju cepat di trek lurus. Namun memiliki kelemahan di tikungan lurus, sehingga sulit untuk para pembalapnya menyalip.
Sementara Yamaha dengan YZR-M1 memiliki kelemahan di lintasan lurus. Meski tidak memiliki kecepatan yang bagus, tetapi YZR-M1 memiliki akselerasi di tikungan dan membuat Fabio Quartararo bisa mendapatkan hasil bagus di hampir setiap balapan.
Morbidelli pun mengaku level kecepatan MotoGP sudah mengalami peningkatan yang sangat pesat. Ia menjelaskan para pembalap hanya memiliki waktu tercepat dalam setiap lapnya tidak terlalu jauh dengan pembalap lainya, bahkan di kondisi lintasan basah.
"Dalam beberapa tahun terakhir, level MotoGP telah meningkat pesat. Kami semua sangat dekat dalam hal kesenjangan dan waktu putaran lebih baik, bahkan dalam kondisi basah," kata Morbidelli dilansir dari Motosan, Selasa (11/10/2022).
Pembalap asal Italia itu pun mengatakan kecepatan membuat tekanan ban sangat berpengaruh, ketika melakukan pengereman. Ia pun merasa Michelin sedang bekerja untuk memecahkan masalah tersebut.

“Ini berarti memberi lebih banyak tekanan pada ban saat mengerem. Saya yakin Michelin sedang bekerja keras untuk mencoba memecahkan masalah ini," imbuhnya.
Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.
(Rivan Nasri Rachman)