KISAH Annas Jauhari, pelatih bulutangkis Indonesia yang melatih di Afrika akan diulas dalam artikel ini. Bicara soal bulutangkis, tentu tidak terlepas dari kualitas para pemain atau pelatih tepok bulu asal Indonesia.
Soal prestasi bulutangkis, para atlet Tanah Air tampaknya tak perlu diragukan. Namun, bukan hanya atlet saja yang kerap membawa harum nama bangsa Indonesia di bulutangkis kancah internasional.

(Annas Jauhari dan anaknya)
Adapula sejumlah pelatih, yang ternyata berkarier di luar negeri untuk membantu perkembangan bulutangkis di suatu negara. Salah satu pelatih yang dimaksud adalah Annas Jauhari
Ya, pelatih bulutangkis asal Indonesia itu diketahui pernah dipercaya untuk melatih salah satu negara di Afrika, yaitu Mauritius. Annas Jahuri memulai kiprah kepelatihannya di Mauritius pada 18 Mei 2015 silam.
Mengutip media lokal Mauritus, Le Maurichien, awal mula Annas Jauhari melatih di sana adalah karena mendapat rekomendasi dari Federasi Bulutangkis Indonesia (PBSI). Hal itu setelah Federasi Bulutangkis Mauritius, melakukan penajajakan dengan PBSI. Annas Jauhari menjadi pelatih bulutangkis Mauritius menggantikan pelatih asal Malaysia, Raymond Stevon.
Sebenarnya banyak yang mempertanyakan mengenai keputusannya untuk melatih Mauritius. Sebab, Annas Jauhari mendapat penawaran gaji yang tidak terlalu tinggi. Bahkan, pelatih Indonesia lainnya, tidak ada yang mau jadi pelatih di Mauritius karena faktor gaji tersebut.
Namun, Annas Jauhari bertekad untuk membantu perkembangan bulutangkis Mauritius. Ia dipercaya menangani timnas senior dan junior di sana.
Dipilihnya Annas Jauhari oleh Federasi Bulutangkis Mauritius juga tak terlepas dari kiprahnya di dunia tepok bulu. Sekadar informasi, Annas Jahuri diketahui memang sudah malang melintang di dunia kepelatihan bulutangkis. Sejak tahun 2000, ia bahkan sudah terjun ke dunia kepelatihan bulutangkis Internasional.