Share

Kalahkan Ahsan/Hendra di Final BWF World Championship 2022, Ini Wejangan Rexy Mainaky kepada Chia/Soh

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Senin 29 Agustus 2022 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 40 2656501 kalahkan-ahsan-hendra-di-final-bwf-world-championship-2022-ini-wejangan-rexy-mainaky-kepada-chia-soh-BLcVT14I4I.jpg Rexy Mainaky saat memberi selamat kepada Chia/Soh usai jadi juara dunia 2022. (Foto: Badminton Photo)

GANDA putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik berhasil menjadi juara di BWF World Championship 2022. Direktur pelatih ganda putra Malaysia, Rexy Mainaky, membeberkan wejangan apa yang disampaikannya kepada Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Chia/Soh tampil luar biasa di final. Berlaga di Tokyo Metropolitan Gymnasium, pasangan ranking enam dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-14.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik

Sebenarnya, The Daddies –julukan Ahsan/Hendra- punya kans cukup besar untuk bisa menang di gim pertama. Sebab, mereka sempat unggul 18-12. Akan tetapi, secara mengejutkan Aaron/Soh berhasil membalikan keadaan dan memenangi gim pertama.

Kemudian di gim kedua, Aaron/Soh bisa dibilang sama sekali tidak pernah tertinggal dari Ahsan/Hendra. Hingga akhirnya mereka sukses keluar sebagai kampiun di sektor ganda putra.

Ternyata di balik itu semua terdapat wejangan Rexy yang terbukti ampuh. Peraih medali emas Olimpiade 1996 Atlanta itu mengaku telah memahami karakter permainan The Daddies.

Resep menjadi juara dunia dibocorkan Rexy Mainaky. Ia meminta kepada anak didiknya itu untuk memainkan tempo cepat, khususnya di gim pertama saat mereka sedang tertinggal jauh.

Dari babak pertama hingga semifinal, kami melihat betapa bagusnya Ahsan/Hendra. Mereka mendominasi di tiga pukulan pertama. Mereka tidak banyak berlari,” kata Rexy, dilansir dari New Straits Times, Senin (29/8/2022).

Rexy Mainaky

Sehingga ketika Aaron/Soh tertinggal jauh di gim pertama, Rexy meminta anak didiknya itu untuk bermain dengan kecepatan dan reli panjang. Ternyata hal tersebut terbukti ampuh.

Sehingga, Rexy mengatakan di gim kedua kepercayaan diri Chia/Soh sudah tumbuh. Hal itu memudahkan mereka.

“Saya memberi tahu Chia/Soh Yik, mereka harus andalkan fisik dan bermain dengan kecepatan. Itu mengembalikan kepercayaan diri mereka, sehingga lebih baik. Mainkan reli panjang itu dan jangan terburu-buru dalam menerima,” ungkapnya.

“Setelah memenangkan gim pertama, kepercayaan diri mereka tumbuh. Mereka membangunnya di gim kedua dan mulai mendominasi,” tandas Rexy.

Sekadar informasi, kemenangan yang diraih Aaron/Soh sangat-sangat spesial. Pasalnya, raihan gelar tersebut merupakan gelar juara dunia pertama bagi Malaysia selama keikutsertaannya di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini