MILTON KEYNES – Kepala Tim Red Bull Racing, Christian Horner, memuji makin kuatnya sang pembalap andalan, Max Verstappen. Akan tetapi, dia enggan meremehkan Scuderia Ferrari dan Mercedes AMG Petronas.
Verstappen, yang ada di puncak klasemen sementara, mengoleksi 258 poin, sedangkan Charles Leclerc (Ferrari) baru mengumpulkan 178 poin di peringkat kedua. Keunggulan 80 poin dengan sembilan balapan tersisa, memperbesar peluang Verstappen untuk mempertahankan gelar juaranya.

Sementara itu, di musim 2021, Verstappen mampu mengatasi persaingan gelar yang melelahkan dengan Lewis Hamilton (Mercedes). Pada musim lalu, dia pun meraih gelar juara F1 pertama dalam kariernya.
Menurut Horner, dia melihat perbedaan dalam karakter Verstappen tahun ini. Menurutnya, pembalap asal Belanda itu makin berpengalaman setelah mendapatkan gelar juara pada musim 2021.
“Harapan untuk memenangkan kejuaraan dunia pertama (2021), dia (Verstappen) mencapai itu. Dia memiliki itu di CV-nya sekarang. Apa pun yang dia tambahkan adalah bonus,” ungkap Horner, dilansir dari GPFans, Sabtu (20/8/2022).
“Dia (Verstappen) baru saja menjadi lebih berpengalaman dan telah menangani tekanan dengan sangat baik,yang luar biasa untuk pembalap berusia 24 tahun. Saya pikir itu hanya secara umum, dia terus berkembang,” cetus Horner.
Musim ini, Verstappen memang hampir tidak melakukan kesalahan dalam pertarungannya dengan Leclerc. Akan tetapi, kemajuannya itu disebut dibantu oleh kesalahan Ferrari dan ditunjang oleh Red Bull.
“Max (Verstappen) mampu memenangkan banyak kejuaraan dan saya pikir dia bergantung pada kami untuk memberinya peralatan untuk melakukannya,” tambah Horner.
Terlepas dari hal itu, Horner tak ingin menganggap remeh Ferrari ataupun Mercedes. Dia lebih ingin Verstappen konsisten meraih podium.