PEMBALAP Formula E keturunan Indonesia Nyck de Vries, dianggap biang masalah pada Formula E 2022 di Korea Sealatan. Hal itu buntut dari Nyck de Fries dan pembalap Porsche, Pascal Wehrlein yang mengalami insididen hingga tak bisa menyudahi balapan di Formula E 2022 Korea Selatan.
Masalah berawal ketika kedua pembalap ini mengalami masalah pada tikungan pertama. Kedua pembalap ini tabrakan hingga tak bisa melanjutkan balapan.

Pascal Wehrlein yang ada di depannya diketahui mengerem. Sementara Nyck de Vries yang menempel ketat di belakangnya tak sempat melakukan pengereman. Alhasil ban belakang Pascal Wehrlein beradu kencang dengan ban depan Nyck de Vries.
Pascal Wehrlein sendiri tidak hadir dalam sesi konferensi pers di akhir balapan. Namun, diketahui, eks pembalap Mercedes dan sempat jadi penguji di F1 itu mengucapkan kata-kata kasar di media usai insiden itu.
“Saya harap dia tidak sampai ke F1,” ucap Pascal Wehrlein di radio tim Porsche, dikutip laman the-race.
Dengan insiden itu, Nyck de Vries mendapatkan dua poin penalti. Namun itu tak bisa mengobati rasa kecewa Pascal Wehrlein yang menganggap balapannya telah hancur.
“Pada akhirnya balapan saya hancur, balapannya hancur dan dia mendapat dua poin penalti untuk itu, poin lisensi,” ucap Pacal Wehrlein dengan salah satu media yang berhasil mewawancarainya.

“Seringkali pembalap yang sama dengan gerakan yang terlalu bermotivasi dan sayangnya kali ini saya menjadi korbannya,” lanjutnya.
Seperti diketahui, Nyck de Vries memiliki beberapa pengalaman mengendarai mobil F1. Bahkan Pembalap Mercedes EQ ini, pernah menggantikan Lewis Hamilton di F1.
Tahun ini saja, Nyck de Vries sudah dua kali menggantikan peran pembalap utama F1 yakni untuk tim Mercedes dan Williams. Tepatnya pada sesi latihan bebas 1 F1 GP Spanyol dan GP Prancis 2022.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.