PEMBALAP Repsol Honda, Marc Marquez mengakui, dirinya hampir pensiun di MotoGP 2022, lantaran badai cedera yang menghantamnya. Puncaknya terjadi pada MotoGP Italia 2022, yang berlangsung pada 28 Mei 2022 silam.
Ketika itu, cedera Marc Marquez kambuh saat sesi kualifikasi MotoGP Italia 2022. Namun, ia tetap melanjutkan balapan dan finis ke-10 di Sirkuit Mugello.

Akan tetapi, ia langsung diterbangkan ke Amerika Serikat untuk menjalani operasi pada lengannya. Singkat kata, ia pun menjalani operasi keempat pada bagian humerus di lengan kanannya pada 2 Juni 2022 waktu setempat.
Tim dokter pun menyatakan operasi keempat itu berhasil. Hal itu mengurungkan niat Marc Marquez untuk pensiun. Padahal ia sempat putus asa dan ingin mengakhiri kariernya dari dunia balap MotoGP pada 2022.
“Saya punya pengalaman empat operasi dan sepertinya sudah di jalur yang benar. Sebelum operasi saya ingin pensiun. Tanpa operasi keempat mungkin saya akan pensiun,” ucap Marc Marquez dikutip laman Deportes Cuatro, Jumat (12/8/2022).
Sejak MotoGP Italia 2022, The Baby Alien (julukan Marc Marquez) harus menepi dari dunia balap motor. Jika dihitung sejak Mei 2022, maka sudah hampir tiga bulan sejak ia menderita cedera di Sirkuit Mugello.
Absennya Marc Marquez di atas motor Repsol Honda, ternyata berdampak kepada performa timnya. Sejak Marc Marquez cedera, dua pembalap Repsol Honda saat ini, Pol Espargaro dan Stefan Bradl kerap gagal menuai hasil manis.
Bahkan, Pol Espargaro, yang jadi tumpuan utama Repsol Honda, tidak menunjukkan performa apiknya. Ia hanya berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 42 poin. Sementara Stefan Bradl belum dapat poin sama sekali dan terdampar di urutan ke-25.

Di sisi lain, Repsol Honda terdampar di urutan terbuncit di klasemen konstruktor MotoGP 2022. Mereka ada di urutan keenam hanya dengan 88 poin. Terpaut jauh dari Ducati yang ada di puncak klasemen (271 poin) dan Suzuki Ecstar yang ada di urtuan kelima (110 poin).
Catatan itu membuat salah satu pengamat MotoGP, Carlo Pernat bersuara melihat kondisi miris yang dialami Repsol Honda ini. Ia pun menyatakan satu-satunya cara adalah dengan menunggu Marc Marquez comeback, demi kejayaan Honda.
“Dalam 40 tahu, saya belum pernah melihatnya (Honda) di level serendah itu,” ucap Carlo pernat dilansir dari Motosan.
“Mereka membutuhkan motor baru dan dharus menunggu Marc Marquez. Ini adalah satu-satunya cara yang dapat dimiliki Honda saat ini,” timpalnya.
Lantas, apakah Repsol Honda benar-benar akan terpuruk hingga akhir MotoGP 2022? Terlepas dari itu, pembalap Repsol Honda harus bersiap di MotoGP Austria 2022, yang berlangsung Minggu 21 Agustus 2022.
(Hakiki Tertiari )