Share

Bela Tim Satelit Yamaha di MotoGP 2022, Andrea Dovizioso: Tak Ada Bedanya dengan Tim Pabrikan!

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 38 2641531 bela-tim-satelit-yamaha-di-motogp-2022-andrea-dovizioso-tak-ada-bedanya-dengan-tim-pabrikan-pUChgxQGAC.jpg Andrea Dovizioso kala balapan di MotoGP. (Foto: Instagram/@rnfracingofficial)

NORTHAMPTONSHIRE – Pembalap tim satelit Yamaha, RNF, yakni Andrea Dovizioso, membeberkan perbedaan kala membela tim pabrikan di MotoGP. Dovizioso pun merasa tak ada perbedaan kala membela tim satelit dengan tim pabrikan.

Menurut Dovizioso, hal ini terjadi karena dukungan yang diberikan oleh pabrikan kepada tim satelit. Alhasil, perbedaan tim satelit dan tim pabrikan kini sangat tipis.

Andrea Dovizioso

BACA JUGA: MotoGP Inggris 2022: Fabio Quartararo Kembali Berjaya, atau Muncul Pemenang Baru?

Kondisi ini berbeda dengan beberapa musim lalu. Dulu, sangat sulit bagi pembalap tim satelit untuk meraih hasil yang memuaskan. Pembalap harus bergabung dengan tim pabrikan terlebih dahulu, agar merasakan pengembangan motor yang cepat dan merebut kemenangan.

BACA JUGA: MotoGP Inggris 2022: Anak Didik Valentino Rossi Pede Berbicara Banyak, Usai Baru Naik Podium di Assen

Hanya saja, sekarang keadaan sudah berubah. Pembalap dari tim satelit makin sering menapaki podium, walau rider pabrikan masih lebih sering menguasai jalannya balapan.

Dovizioso pun merasakan hal tersebut. Terlebih, sekarang dia membela tim satelit, RNF Racing. Dia menganggap perbedaan antara tim pabrikan dan satelit sudah makin tipis.

“Saya pikir jika memiliki kesempatan untuk debut bersama tim pabrikan selalu lebih baik. Namun, untuk sekarang, tidak ada bedanya dengan tim satelit dengan dukungan pabrikan,” kata Dovizioso, dikutip dari Crash, Kamis (4/8/2022).

Andrea Dovizioso

Menurut rider asal Italia itu, sekarang seorang pembalap hanya perlu kontrak dan dukungan dari tim pabrikan. Dengan begitu, tim satelit dapat memiliki motor yang setara dengan pabrikan.

“Menurut pendapat saya, MotoGP sudah banyak berubah dalam hal itu. Jika sekarang memiliki mekanik yang bagus di tim satelit, maka tidak akan ada masalah. Terlebih jika memiliki kontrak dan dukungan dengan tim pabrikan,” ujarnya. (DJI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini