Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat Terpuruk, Coach Herli: Gregoria Mariska Tunjung Mau Main Nothing to Lose Lagi

Andhika Khoirul Huda , Jurnalis-Jum'at, 22 Juli 2022 |03:01 WIB
Sempat Terpuruk, Coach Herli: Gregoria Mariska Tunjung Mau Main <i>Nothing to Lose</i> Lagi
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: PBSI)
A
A
A

Herli mengatakan kebangkitan Gregoria terjadi karena dia mulai bermain lebih nyaman dan bisa mengatasi bebannya sebagai tunggal putri nomor satu Tanah Air. Herli pun mengungkapkan bahwa Gregoria ingin kembali bermain nothing to lose seperti dulu lagi agar permainan terbaiknya bisa kembali lagi.

“Dia pernah cerita bahwa dia dulu selalu main nothing to lose, itu yang membuat dia dulu sering membuat kejutan. Nah sekarang ini dia mau kembali ke arah situ,” kata Herli kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (22/7/2022).

Lebih lanjut, Herli mengungkapkan mental pemain berusia 22 tahun itu terus menguat berkat dukungan yang diberikan olehnya dalam masa-masa sulit yang dilalui anak buahnya itu. Selain itu, juga ada peran dari psikolog yang membantunya untuk mengangkat mentalGregoria.

Gregoria Mariska Tunjung

“Kalau dengan psikolog sudah pasti (ada bantuan). Kita selalu koordinasi, terutama saya sebagai pelatih selalu koordinasi dengan psikolog bahwa masing-masing atlet itu ada datanya,” ujar Herli.

“Nih ada pemain yang begini nih tolong bantu kita. Ada sesi-sesi pertemuan sendiri (antara psikolog dengan pemain), biasanya seperti itu,” imbuhnya.

Tentunya pencinta bulu tangkis Tanah Air berharap Gregoria benar-benar bisa kembali ke performa terbaiknya. Apalagi harapan tunggal putri Indonesia kini berada di pundaknya.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement